oleh

Oknum Mitra PIP PT Timah di Perairan Toboali “Nakal” Lagi

TOBOALI – PT Timah kembali nyaris kecolongan akibat ulah perusahaan mitra nakal yang menggelapkan pasir timah dari hasil penambangan laut jenis Ponton Isap Produksi (PIP) di lokasi Izin Usaha Penambangan (IUP) PT Timah di Perairan Toboali.

Dikutip Baselpos.com media group Siberindo.co, Tim Satgas Pengamanan PIP PT Timah di Perairan Toboali berhasil menggagalkan penggelapan pasir timah terebut.

Pasir timah itu hasil penambangan di IUP PT Timah di Perairan Toboali. Jumlahnya mencapai 46 kampil pasir timah dengan berat total kurang lebih 2 Ton. Pelakunya, salah satu mitra PT Timah.

Baca:   Kabar Terkini Zumi Zola, Digugat Cerai dalam Penahanan Hingga Penglihatan Terganggu

Pasir timah itu diamankan dari rumah salah seorang berinisial TT di Sukadamai, Toboali saat hendak dibawa ke Jebus Kabupaten Bangka Barat menggunakan 2 unit mobil pickup.

Aksi nakal mitra PIP PT Timah di perairan Toboali itu merupakan yang kesekian kalinya terjadi.

Sebelumnya, beberapa perusahaan mitra sempat diberi sanksi administrasi dengan mencabut izin penambangan.

Satgas Pengamanan PIP PT Timah juga telah mengamankan 54 Ponton dari berbagai jenis seperti TI Selam, TI Tower dan TI Tungau bersama beberapa pemilik dan penambang karena melakukan aktivitas penambangan Ilegal di IUP PT Timah di Perairan Toboali.

Baca:   DPR Ingatkan Ridwan Kamil, Jangan Tambah Masalah

Kabag Humas PT Timah, Anggi Siahaan mengatakan PT Timah akan mengambil langkah tegas terkait hubungan kerja kemitraan terhadap perusahaan nakal tersebut.

Hal ini, katanya, wajar dilakukan jika terjadi pelanggaran terhadap pola kemitraan yang seharusnya jadi hubungan saling mendukung dalam konteks usaha.

“Aspek pidana masih dalam pertimbangan. Tim hukum perusahaan juga melihat dan mengkaji persoalan ini dengan melihat dari berbagai aspek,” kata Anggi, Selasa (20/4/21) seperti dikutip Baselpos.com media group siberindo.co.

Baca:   NasDem: Pasal Karet UU ITE Tingkatkan Tren Kejahatan Internet

Pihak PT Timah berharap ke depan hal serupa tidak lagi dilakukan oleh perusahaan mitra yang telah bekerjasama melakukan aktivitas penambangan di IUP PT Timah.

“Kami mengajak dan menghimbau para mitra untuk saling mendukung, dan melaksanakan hubungan kerja yang sehat dan sesuai aturan,” ujarnya. (*)

Komentar

Berita Lainnya