oleh

Terbukti Terlibat Narkotika, Tyson dan Rano Dihukum 8 Tahun Penjara

SAMARINDA — Majelis Hakim Pengadilan Negeri Samarinda, Kalimantan Timur yang diketuai Parmatoni, SH melanjutkan sidang kasus narkotika yang melibatkan Musdar alias Tyson dan Rano Hermantono, Rabu (17/2/2021) sore.

Dalam sidang dengan agenda pembacaan putusan, Ketua Majelis Hakim menyatakan terdakwa Tyson bersama Rano, dalam berkas terpisah, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah.

Keduanya dinyataka terbukti melakukan tindak pidana permufakatan jahat secara melawan hukum, menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 Ayat (2) Junto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, sebagaimana dalam dakwaan alternatif Kesatu Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Musdar alias Tyson dengan pidana penjara 8 tahun dan denda Rp1 miliar subsidair 3  bulan penjara, dikurangi masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dengan perintah agar terdakwa tetap ditahan,” kata Parmatoni dalam amar putusannya yang dibacakan pada sidang yang digelar secara virtual.

Hukuman yang sama juga dijatuhkan kepada terdakwa Rano. Atas putusan majelis hakim ini terdakwa Tyson dan Rano langsung menyatakan menerima, demikian juga dengan JPU Dwinanto Agung Wibowo, SH, MH dari Kejari Samarinda.

Baca:   Dua Tersangka Bupati Kutai Timur Segera Disidang

Sebelumnya terdakwa Tyson dan Rano dituntut JPU dengan pidana penjara selama 9 tahun dan denda Rp1 miliar subsidair 3 bulan penjara.

Sebagaimana terungkap pada fakta persidangan sebelumnya, terdakwa Tyson ditangkap anggota Polresta Samarinda bulan Aguastus 2020 di rumahnya selepas memesan narkotika jenis inex sebanyak 33 butir dengan berat 11,55 gram/netto.

Selain inex polisi juga mengamankan uang tunai senilai Rp1 juta dari tangan terdakwa, yang diduga merupakan hasil penjualan narkotika.

Baca:   Hindari Sinar X-Ray Bandara, 2 Kg Shabu Disimpan di Sepatu

Kepada petugas yang menangkapnya, Tyson mengaku mendapatkan barang tersebut dari Hermantono alias Rano yang berada di dalam Lapas Sudirman, Samarinda.

Dari informasi tersebut Rano yang merupakan narpidana yang masih menjalani hukuman akhirnya ikut ditangkap. (ib)

Komentar

Berita Lainnya