KOTO MALINTANG — Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Sumatera Barat, mengklaim, bunga bangkai raksasa yang tumbuh di kebun warga Jorong Ambacang, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, mekar penuh dalam waktu sepekan setelah Jumat (5/11/2021).
Kepala BKSDA Resor Agam Ade Putra mengatakan, bunga bangkai dengan nama latin Amorphophallus Gigas itu tingginya 4,13 meter, lingkaran batang bagian tengah 44 centimeter, dan lingkaran bawah 52 centimeter.
Ia menyebutkan, tumbuhan langka itu saat ini telah dipagar oleh Pemerintah Nagari dan masyarakat sekitar agar tidak dirusak.
“Berdasarkan perkiraan kami, bunga bangkai ini akan mekar dalam waktu sepekan ke depan. Pada puncaknya nanti, bunga mengeluarkan bau busuk untuk menarik kumbang dan lalat guna membantu proses penyerbukan,” kata Ade Putra kepada KABA12.com, Jumat (5/11/2021).
Ade menambahkan, tumbuhan langka ini dilindungi undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk melestarikan lingkungan alam kelangsungan hidup di masa depan.
Wakil Bupati Agam Irwan Fikri mengunjungi lokasi penemuan bunga bangkai raksasa itu pada Kamis (4/11/2021).
Dalam kunjungannya, ia merasa kagum atas tumbuhan langka setinggi 4,13 meter itu.
“Ini sebuah fenomena yang menakjubkan sekali karena ukurannya yang besar dan sangat langka,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk datang ke lokasi guna melihat secara langsung tumbuhan langka tersebut.
“Saat mekar nanti pasti ini merupakan sebuah pemandangan yang sangat indah. Insyaallah kalau ada kesempatan, saya akan datang lagi ke sini untuk melihat bunga itu mekar,” ujarnya. (Bryan/kaba12.com)











Komentar