oleh

Lubukbasung Peringkat Atas, 318 Diisolasi, Sehari Tiga Meninggal

LUBUKBASUNG – Kecamatan Lubukbasung menempati peringkat tertinggi dalam kasus terkonfirmasi covid-19.

Data terbaru yang dilansir Satgas Penanganan Covid-19 Agam, jumlah warga yang terpapar semakin tinggi.

Hingga Rabu (21/7/2021), tercatat 318 dari 1.096 warga terkormirmasi, harus mendapat penanganan medis. Baik diisolasi mandiri, maupun dirawat di beberapa rumah sakit rujukan.

Sepanjang Selasa (20/7/2021), tercatat tiga warga Lubukbasung meninggal dunia akibat virus corona.

Kondisi ini dikhawatirkan masih akan memburuk, pasalnya masih banyak warga yang abai dalam menerapkan protokol kesehatan.

Baca:   UGM Jadikan Wisma Kagama dan UC Hotel sebagai Selter 

Banyak yang masih abai memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir.

Apalagi beberapa beberapa hari terakhir, momentum warga berkumpul dalam jumlah besar, sangat tinggi.

Kondisi memprihatinkan itu dibenarkan Yosefriawan, Plt. Kadinas Kesehatan Agam.

Ia menyebutkan, kecamatan Lubukbasung menempati posisi tertinggi dalam kasus terkonfirmasi Covid-19 saat ini.

Bahkan beberapa waktu belakangan, terjadi lonjakan kasus yang cukup luar biasa.

Baca:   Update Covid-19: Jumlah Pasien Sembuh Mencapai 170.774 Orang

Data Selasa (27/2021) menunjukkan dari total 105 warga Agam yang terkonfirmasi positif Covid-19, 24 orang berasal dari kecamatan Lubukbasung.

“Yang memprihatinkan, tiga warga yang meninggal kemarin, seluruhnya berasal dari Lubukbasung,” kata Yosefriawan.

Asisten II Sekab Agam itu berharap, masyarakat bersama unsur terkait di kecamatan Lubukbasung melakukan gerakan bersama dalam upaya membangun kepedulian akan bahaya virus corona.

Termasuk berperan dalam mendorong kedisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan.

Baca:   Update Covid-19: Kasus Positif Baru Bertambah 4.442 

“Jangan lengah, virus corona masih merajalela. Peran masyarakat menjadi penentu upaya memutus rantai penyebarannya. Selalu taati protokol kesehatan, selalu pakai masker, “ ujar Yosefriawan.

Pantauan kaba12.com, jaringan pemberitaan siberindo.co, dampak lonjakan kasus terkonfirmasi yang semakin mengganas beberapa pekan terakhir, membuat kompleks ISO Covid-19 RSUD Lubukbasung terus membludak oleh pasien.

Bahkan 3 kompleks yang disiapkan sudah penuh, padaha masih banyak pasien antre untuk mendapatkan perawatan. (Harmen/kaba12.com)

Komentar

Berita Lainnya