oleh

Polisi dan TNI Taggamus Lakukan Razia Antisipasi Bahan Peledak

TANGGAMUS – Guna mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukumnya, Polres Tanggamus bersama TNI Kodim 0424/TGM menggelar razia di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Kota Agung, Sabtu (3/4/21).

Razia dipimpin Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol Bunyamin, SH MH didampingi Kasat Sabhara AKP Sururudin, Kasat Lantas Iptu Rudi, S SH MH, sejumlah perwira dan personel TNI Kodim 0424/TGM.

Dalam razia tersebut, personel menghentikan mobil yang melintasi Jalinbar dan memeriksa barang bawaan serta penggeledahan badan menggunakan metal detektor.

Baca:   Muhammadiyah Minta Polisi Terbuka Soal Penembakan Laskar FPI

Hasil penggeledahan terhadap ratusan kendaraan, petugas tidak menemukan barang berbahaya ataupun bahan peledak (handak).

Namun ada satu kendaraan minibus xenia memuat tanki penimbunan atau pengisi/pengecoran BBM sehingga diamankan di Polsek Kota Agung.

Bersamaan rangkaian kegiatan tersebut, personel Sat Lantas juga melakukan penindakan terhadap pelanggar lalu lintas dengan melakukan tilang kepada pelanggar yang tidak membawa surat izin mengemudi (SIM) maupun surat tanda nomor kendaraan (STNK).

Baca:   Begini Aturan Alur Rekap Surat Suara Pilkada dari TPS hingga Kecamatan

Kabag Ops Kompol Bunyamin mengungkapkan razia dengan sasaran amunisi, bahan peledak, senjata api, termasuk Narkoba sebab hari ini merupakan hari terakhir operasi antik krakatau 2021.

“Hasil sementara untuk amunisi, handak, senpi maupun Narkoba nihil (tidak ditemukan), tetapi tadi juga menilang 8 kendaraan karena tidak membawa surat-surat,” ujar Kompol Bunyamin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, SIK di lokasi kegiatan.

Menurut Kabag, pihaknya juga mengamankan satu kendaraan minibus bermuatan bensin dan kotak/tanki yang digunakan pengecoran BBM di SPBU sehingga langsung diamankan guna mencegah terjadinya kebakaran kendaraan.

Baca:   Tekan Kriminalitas, Polres Nabire Gelar Razia Kendaraan, Miras, dan Senjata

“Guna mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, kendaraan berikut tanki modifikasi pengecoran minyak diamankan di Polsek Kota Agung,” ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan keterangan sopir, alat atau tanki modifikasi tersebut untuk mengecor minyak di wilayah Kota Agung.

“Menurut sopir ngecor di Kota Agung, mungkin ini dalam perjalanan hendak ngecor juga di SPBU lainnya,” tandasnya. (*)

Komentar

Berita Lainnya