oleh

Polisi Harus Bisa Bertani

BANDA ACEH — Tidak hanya rakyat sipil yang pintar bertani, aparat penegak hukum juga harus mahir dan mau bertani dengan sistem modern.

Sebanyak 86 orang personel Kepolisian Daerah (Polda) Aceh saat ini sedang mengikuti pelatihan pertanian hortikultura.

Demikian dikatakan paktisi pertanian, Muslahuddin Daud, yang menjadi mentor pada pelatihan itu seperti dilansir atjehdaily.id dan aceh.siberindo.co grup siberindo.co, Kamis (29/10/2020).

Personel Polda Aceh tersebut diajarkan tentang ilmu konsep Pertanian dan Perkebunan yang moderen, di Mapolda Aceh.

Mus –begitu sapaan Muslahuddin Daud–memaparkan konsep pertanian dan perkebunan modern yang kemudian dirangkai dengan analisa usaha dan prospek bisnis.

“Pelatihan ini bertujuan sebagai pembekalan bagi anggota polisi yang tiga tahun kedepan akan menjalani masa purna bakti tentang dunia pertanian. Peserta ini telah dilakukan assesmen keinginan mereka yang akan menjalani hidup purna bakti di sektor pertanian,” katanya.

Dikatakan, prospek tanaman pangan, hortikultur, perkebunan dan kehutanan. Di akhir hari pertama peserta diminta memilih tiga kategori komodoti untuk dipraktikkan.

Untuk tanaman pangan mereka memilih jagung dan porang, untuk tanaman buah, alpukat dan durian, komoditi perkebunan kopi serta hortikultur sayuran bawang dan cabe.

Hari kedua, kegiatan dilaksanakan di lamteuba, peserta dilatih untuk terampil di pilihan komoditi. “Pelatihan ini dilaksanakan atas kerja sama antara Karo SDM Polda Aceh dengan Banl BTPN, follow up dari pelatihan ini akan di replikasi di masing-masing wilayah.

Dimana sebagian dari mereka tinggal meningkatkan yang sedang mereka kerjakan. Menurut mereka model pelatihan seperti ini sangat tepat ditinjau dari apapun. Pelatihan ditutup oleh AKBP Eko Purwanto selaku ketua pelaksana. (*)

Komentar

Berita Lainnya