oleh

Longsor Tutup Akses ke Desa-desa, 2000-an Warga Terisolasi

POLMAN – Ribuan warga Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dikabarkan terisolasi akibat akses jalan utama ke desa tersebut tertimbun tanah longsor.

Banjir yang terjadi Kamis malam (28/8/2021) juga mengakibatkan sebagian wilayah mengalami longsor hingga menutup badan jalan.

Sekitar 2000 jiwa yang bermukim di pedalaman Desa Lenggo terisolasi, sehingga kebutuhan sehari-hari susah didistribusikan.

Baca Juga:   Pesta Buah di Kawasan Wisata Rumede Polman, Cara Pemuda Promosikan Hasil Alam 

“Warga desa Lenggo tidak bisa melintas, disebabkan banyak jalan tertimpa longsoran,” kata tokoh pemuda Desa Lenggo, Habibi, Minggu (29/8/2021).

Menurut Habibi, longsor terjadi sejak Kamis (28/8/2021). Saat itu baru dua titik longsor. Sejak Kamis, baru dua titik longsor. Sekarang sudah ada enam titik.

Akses jalan lain dengan menyebrangi sungai menuju Kecamatan Tutar, juga sulit dilakukan, karena sungai sedang meluap.

Baca Juga:   Waspada Hujan Disertai Petir di Jaksel dan Jaktim

“Lewat sungai pun tidak bisa, karena kondisi sungai sedang meluap. Sudah beberapa hari warga Lenggo tidak menikmati ikan,” kata Habibi.

Habibi mengatakan, longsor terjadi akibat tingginya curah hujan di daerah pegunungan ini sejak tiga hari terakhir.

Ia mengimbau warga yang bermukim di bantaran Sungai Maloso untuk waspada, mengantisipasi terjadinya luapan air sungai.

“Lenggo diguyur hujan sejak tiga hari terakhir. Bagi saudara-saudaraku yang berada di pinggiran sungai maloso untuk waspada,” ujar Habibi.

Baca Juga:   Sempat Terhenti, Pembersihan Longsor di Nagari Tanjung Sani Dilanjutkan

Mewakili warga, Habibi berharap pemerintah setempat melalui dinas terkait segera turun tangan, mengatasi masalah ini.

“Mohon kepada instansi terkait dalam hal ini dinas PU, agar segera meninjau lokasi longsor antara Desa Lenggo dan Desa Bulo,” kata Habibi. (thaya/sur)

Editor: Sulaeman Rahman

Komentar

Berita Lainnya