oleh

Dua Mahasiswi IAIN Parepare Tewas Setelah Hanyut Terbawa Air Bah

PAREPARE – Dua mahasiswi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Sulawesi Selatan, tewas setelah terseret arus air bah Sungai Adakongeng, Bacukiki, Kota Parepare.

Dua mahasiswi itu adalah Nur Yangka (18), warga Patobong Kecamatan Mattirosompe, Kabupaten Pinrang dan Asmira Djiyanti (20), warga Jalan Beringin, Kelurahan Bumi Harapan.

Keduanya berada di sungai tersebut bersama puluhan temannya untuk mengikuti pendidikan dasar (diksar) Korps Sukarela.

Kedua korban ditemukan tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, Polres Parepare, SAR Brimob dan Polairud Polda Sulsel yang menyisir lokasi, Minggu (28/11/2021).

Baca Juga:   Melanggar PPKM Level 3, Cafe Holymeet di Ciamis Disegel Polisi

Kapolres Parepare AKBP Welly Abdillah menjelaskan saat kejadian para peserta sedang mengikuti diksar di aliran sungai.

Menurut Welly, saat kejadian memang intensitas hujan tengah meningkat.

“Pada kondisi normal, lokasi tempat mereka menggelar diksar sebagai daratan. Namun ketika debit air meningkat daratan itu jadi aliran sungai, mereka terjebak,” kata Welly.

Menurut Welly, pihaknya kini masih melakukan pendataan terhadap para korban, lantaran data peserta dan panitia masih simpang siur.

Baca Juga:   Kiriman Orangtua Tak Lancar, Mahasiswa Nekat Bisnis Sabu

Para korban yang selamat langsung dibawa ke RS untuk menjalani perawatan lantaran mengalami shock dan hypotermia.

Sementara dua jasad korban tewas dibawa ke kamar jenazah RSUD Andi Makkasau untuk keperluan visum.

Puluhan mahasiswa IAIN Kota Parepare dievakuasi setelah terjebak di sekitar sungai di Bacukiki, Kota Parepare, saat melaksanakan Diksar KSR (Korps Sukarela).

Tim Basarnas bersama personel Polres Parepare dan BPBD Parepare melakukan evakuasi korban sekitar pukul 19.20 Wita. Setidaknya ada sekitar 29 orang yang dievakuasi.

Baca Juga:   Ratusan Rumah Tergenang di Bukukumba, Lima Jembatan Rusak

“Dari 29 orang yang dievakuasi, 27 orang alami luka-luka dan dua orang meninggal dunia karena terbawa arus,” kata Kapolres.

“Korban yang meninggal dunia dibawa menuju RSUD Andi Makkasau. Sedangkan korban yang selamat dievakuasi di rumah Warga sekitar untuk penanganan awal dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Lompoe dan RSUD Andi Makkasau,” ujar Welly.

Setelah dilakukan indentifikasi di RSUD Andi Makkasau, kedua jenazah korban dibawa pulang ke rumah duka masing-masing. (*)

Berita Lainnya