oleh

Haikal Dicecar 20 Pertanyaan Terkait Mimpi Bertemu Rasulullah

JAKARTA — Penyidik Polda Metro Jaya mencecar Sekretaris Jenderal Habib Rizieq Shihab Center (HRS Center) Haikal Hassan dengan 20 pertanyaan terkait pernyataannya soal mimpi bertemu Rasulullah.

“Duapuluhan lebih (pertanyaan),” kata Haikal kepada wartawan saat keluar dari ruang pemeriksaan penyidik di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Senin.

Diwawancara awak media seputar materi pemeriksaannya, Haikal mengklaim dirinya heran ditanya oleh penyidik soal bukti mimpinya bertemu Rasulullah.

Baca Juga:   Blue Print Gedung Kejagung Dibedah, 15 Orang Diperiksa

“Saya ditanya apa bukti Haikal Hassan bermimpi dengan Rasulullah. Bermimpi berjumpa dengan Rasulullah apa buktinya? Siapa yang bisa jawab bukti?” kata dia.

Haikal kemudian mengatakan kepada penyidik kalau dirinya tidak membawa telepon seluler saat bermimpi bertemu dengan Rasulullah.

Maksud Haikal tidak membawa alat rekam semacam aplikasi video atau foto telepon selular.

Baca Juga:   Usai Digarap Penyidik Polda, Begini Respon Gisella Anastasia 

Tentu saja jawaban ini hanya gurauan. Haikal juga menyebut pertanyaan soal bukti sebagai, “(Pertanyaan) yang paling lucu…”

Lucu karena itu hal yang tidak bisa dibuktikan. Dan pangkal semua kelucuan itu adalah mimpi Haikal sendiri yang mustahil sehingga diributkan orang sebagai dusta.

Haikal yang juga Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 dilaporkan Sekretaris Jenderal Forum Pejuang Islam Husin Shihab ke Polda Metro Jaya.

Baca Juga:   Belasan Ribu Aparat TNI-Polri Siaga Amankan Demo Tolak UU Cipta Kerja

Haikal dipolisikan atas dugaan menyebar berita bohong karena menyampaikan mimpi bertemu dengan Rasulullah. Pernyataan Haikal soal mimpi itu disampaikan saat proses pemakaman lima laskar FPI di Megamendung, Jawa Barat.

Laporan terhadap Haikal tertuang pada laporan polisi bernomor TBL/7433/XII/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ.(*)

Komentar

Berita Lainnya