AMBON–Sopir angkutan kota (angkot) di Kota Ambon melakukan aksi mogok. Para sopir berkumpul di titik masing-masing. Salah satunya, jurusan Angkot Passo berkumpul di depan Ambon City Center (ACC), Negeri Passo, Kecamatan Teluk Ambon Baguala.
Pantauan Info-ambon.com, grup Siberindo.co, aksi ini dilakukan sekitar pukul 10.00 WIT. Semua angkot diparkir, angkot yang masih memuat penumpang arah kota disuruh memutar balik dan menurunkan penumpang. Polisi turut berjaga di lokasi titik kumpul.
Salah satu sopir Angkot Passo, Max Pauno, mengatakan, keterbatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan kenaikan harga Pertalite Khusus (PLK) di Kota Ambon memberatkan usaha angkutan. Apalagi Pertamina juga mulai menaikkan harga PLK dari harga sebelumnya Rp6.000 menjadi Rp7.000.
Selain itu, para sopir mempertanyakan Walikota Ambon terkait penggunaan langit biru.
“Premium itu hanya ada di tiga SPBU dan dibatasi pengisian tersebut. Kita dibatasi untuk membeli premium. Awalnya kuota kita 20 liter ke atas namun sekarang kita hanya mendapatkan kuota 10 liter sampai 15 liter itu pun pelayanan selama dua jam. Oleh karena itu, kami meminta agar harga premium itu dikembalikan lagi,” tandasnya.
“Dengan adanya kenaikan harga PLK, kami meminta kepada Pemerintah Kota agar harga tarif angkot dinaikkan, jika harga premium itu tidak diturunkan.
“Katong minta supaya ongkos oto ini naik kalau memang harga premium ini tidak diturunkan,” harap Pauno dengan dialeknya.
Untuk diketahui, angkot yang melakukan aksi hari ini sebanyak 63 jurusan, dan terpantau di beberapa titik di Ambon. (EVA)











Komentar