oleh

Taman Margasatwa Ragunan Tampilkan Atraksi Gorila Untuk Pengunjung Hari Natal

Gorila di Taman Margasatwa Ragunan (Dok)

JAKARTA – Taman Margasatwa Ragunan menampilkan atraksi ‘Gorila Feeding Time’ untuk menghibur pengunjung pada hari Natal 25 Desember ini.

Dalan atraksi ini petugas memberi makanan secara unik kepada primata gorila.

“Kita buka atraksi khusus gorila yang pastinya  menghibur pengunjung,” kata Staf Pelayanan Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, saat ditemui di Jakarta, Sabtu.

Kandang gorila akan dihias semarak dengan ornamen khas Natal didominasi warna merah putih.

Baca Juga:   Harga Telur dan Daging Mulai Naik Jelang Natal dan Tahun Baru

Untuk gorila yang mengisi pertunjukan itu petugas akan memberi hadiah berupa buah-buahan.

Atraksi memberi makan kepada gorila ini hanya boleh dilakukan petugas kebun binatang yang sudah berpengalaman atau profesional.

Adapun gorila yang dipertunjukkan sudah terbiasa dan terlatih di kandangnya, sehingga tidak akan merasa terganggu saat dilihat banyak orang.

Ditambahkan, pengunjung tidak diperkenankan berinteraksi dengan seluruh satwa di Taman Margasatwa Ragunan termasuk gorila sebagai antisipasi  mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

Baca Juga:   Kemenhub Terbitkan SE Juklak Perjalanan Selama Libur Natal dan Tahun Baru

“Atraksi gorila akan ditampilkan pada Minggu (25/12) pukul 09.00 WIB berlokasi di Pusat Primata Schmutzer,” tuturnya.

Bambang juga melarang masyarakat untuk melewati  pagar pembatas dan memberikan makan kepada satwa saat atraksi berlangsung demi kelancaran acara.

“Karena makanan satwa sudah kami berikan, terkadang pengunjung kasih makan roti dan permen padahal bisa membuat satwa mengalami gangguan pencernaan,” tuturnya.

Maka dari itu, pihak pengelola Taman Margasatwa Ragunan akan menegur para pengunjung yang tidak mengikuti peraturan berlaku untuk lebih bertanggung jawab dalam berperilaku di area kebun binatang.

Baca Juga:   PSBB Jakarta Diperpanjang, Warga Diimbau Tahun Baruan di Rumah

Taman Margasatwa Ragunan terletak di Jakarta Selatan dan memiliki luas 147 hektare serta dihuni lebih dari 2.009 ekor satwa serta ditumbuhi lebih dari 20.000 pohon.

Dengan lahan yang tertata dan terbangun serta sebagian lagi masih dikembangkan menuju kebun binatang yang modern sebagai identitas Kota Jakarta. (*)

Berita Lainnya