oleh

Berdalih Isoman Ternyata Negatif, Azis Syamsuddin Dijemput Paksa KPK

JAKARTA–Setelah ditunggu seharian tidak juga kunjung datang memenuhi panggilan, akhirnya Jumat malam Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin dijemput paksa penyidik KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, KPK menerima surat dari Azis berisi permintaan penundaan jadwal pemeriksaan dengan alasan dirinya sedang menjalani isolasi mandiri (isoman). Azis mengaku berinteraksi dengan seseorang yang dinyatakan positif Covid-19 beberapa waktu lalu.

Dalam suratnya tersebut, Azis meminta agar pemeriksaan dijadwalkan pada Senin, 4 Oktober 2021.

Baca Juga:   Azis Syamsuddin: Ungkap Penjualan Senjata Organik Sampai Akarnya

“Sehubungan dengan surat panggilan KPK No. SPGL/4507/DIK.01.00/23/09/2021 tanggal 15 September 2021, di mana saya diminta menghadap penyidik KPK pada hari Jumat, 24 September 2021, untuk didengar keterangannya, maka saya dengan ini bermaksud menyampaikan permohonan penundaan pemeriksaan tersebut menjadi tanggal 4 Oktober 2021,” demikian isi surat tersebut.

“Adapun alasan penundaan tersebut dikarenakan saat ini saya sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) karena beberapa waktu lalu saya berinteraksi dengan seseorang yang dinyatakan positif Coronavirus,” katanya.

Baca Juga:   Pimpinan KPK Serahkan Laporan Dugaan Pelanggaran Etik ke Dewas

Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu menyatakan hanya mematuhi anjuran pemerintah. Di mana, seseorang harus menjalani isoman setelah berinteraksi dengan pihak yang kemudian dinyatakan positif Covid-19.

“Hal ini saya lakukan untuk mematuhi anjuran pemerintah untuk melakukan isoman jika berinteraksi dengan orang yang dinyatakan positif Coronavirus dan juga untuk mencegah penyebaran rantai Coronavirus,” sambungnya.

Baca Juga:   Firli Bahuri: Insya Allah Semua Pegawai KPK Beralih Jadi ASN 1 Juni

KPK sebetulnya mengharapkan kehadiran Azis memenuhi panggilan pada ‘Jumat Keramat ‘. Harapan agar Azis memenuhi panggilan pemeriksaan pada Jumat Keramat disampaikan Ketua KPK Firli Bahuri kemarin.

Aziz akhirnya dijemput paksa oleh satu tim KPK dari salah satu rumah kediamannya di Jakarta. Ia ditemukan berada di rumah tersebut. Setelah dites swab antigen, dirinya diketahui negatif Covid-19. (*)

Komentar

Berita Lainnya