oleh

Menteri PPPA: Perempuan Hamil dan Anak Harus Diutamakan

SUMEDANG– Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga, menekankan perlunya mengutamakan perempuan, terutama ibu hamil dan menyusui, dalam penanggulangan bencana.

“Selain itu, anak-anak, kaum penyandang disabilitas, dan lanjut usia. Mereka merupakan kelompok rentan yang harus diutamakan,” katanya saat mengunjungi korban longsor di Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, Jumat (22/1/2021).

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir yang mendampingi menteri, mengunggah kunjungan itu di akun twitternya pada hari yang sama.

“Mendampingi Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati mengunjungi posko pengungsian longsor Cimanggung,” tulis Dony menerangkan foto yang diunggahnya.

Baca Juga:   Warga Desa Terisolasi Bersyukur Bantuan Tiba di Saat yang Tepat

Dony melanjutkan, Menteri menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya, atas pendampingan yang dilakukan pemerintah kabupaten, provinsi, para pemangku kepentingan dan relawan sangat luar biasa.

“Kementerian PPPA mengupayakan kerjasama dengan daerah di titik-titik pengungsian untuk membangun pos ramah anak,” tutur Doni mengutip menteri.

Dalam penanganan warga terdampak bencana longsor di Kabupaten Sumedang, pihak kementerian terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait dan pemerintah daerah untuk menyediakan layanan psikologis bagi pihak yang mengalami trauma.

Baca Juga:   Sumedang Raih Predikat Sangat Baik dan Urutan Pertama di Indonesia

Menurut Bintang, pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan terus bergandeng tangan dan bergotong royong dalam memberi perlindungan terbaik pada penanggulangan bencana hingga pascabencana.

Hujan dengan intensitas tinggi dan struktur tanah yang labil mengakibatkan longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang pada Sabtu (9/1).

Tanah longsor mengakibatkan sejumlah rumah warga tertimbun, 40 orang meninggal dunia, 25 orang luka-luka, dan 1.119 orang mengungsi.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan, Pemprov Jabar dan Pemkab Sumedang tengah mengupayakan relokasi warga terdampak bencana itu.

Baca Juga:   Dua Lagi Jenazah Ditemukan, Korban Tewas Jadi 27 Orang

Lahan relokasi akan disiapkan oleh pemerintah daerah, sedangkan rumah baru untuk warga dibangun oleh Kementerian PUPR, kata Ridwan Kamil.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, pihaknya menyelidiki unsur pidana dalam izin dua perumahan di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat.

Menurut Eko, penyidik akan segera melakukan gelar perkara terkait dugaan pidana tersebut. (*)

Komentar

Berita Lainnya