oleh

Banjir Jakarta Terjadi Karena Waduk Tak Berfungsi Maksimal

JAKARTA – Fungsi waduk di kawasan DKI Jakarta yang belum maksimal menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir. 

Hal itu sebagaimana diutarakan anggota Komisi V DPR RI, Saradestuwati dalam keterangannya, Senin (22/2).

Menurut dia, banyaknya titik Banjir pada sejumlah wilayah perlu menjadi catatan khusus bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  dalam mengoptimalkan fungsi waduk.

Baca:   PDIP: PP Kebiri Belum Memuat Aturan Rinci Pelaksanaan 

“Ini semuanya kan sebenarnya anugerah. Kalau tidak dirawat, ini tidak dimanfaatkan dengan baik,” jelasnya.

Pernyataan itu juga disampaikan Saradestuwati semalam, kala meninjau Waduk Cincin, Jakarta Utara.  

Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan catatan mengenai pengerukan waduk yang sudah lama tidak dilakukan. Terlebih, saat ini memasuki musim hujan. Waduk seluas 8,2 hektare yang mengelilingi Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok tersebut masih didapati sampah.

Baca:   FPI Dilarang, di Ciamis Muncul Front Pejuang Islam

Politisi Fraksi PDI Perjuangan tersebut mengingatkan, seharusnya waduk juga bisa dikembangkan seperti menjadi area wisata dan olahraga, selain sebagai tempat penampungan air. Termasuk, di Waduk Cincin yang secara umum punya fungsi dan manfaat strategis sebagai danau buatan.

“Ini kan untuk menampung air, salah satu usaha agar tidak terjadi banjir. Air danau ini bisa dimanfaatkan sebagai sumber air berbagai macam yang bisa dimanfaatkan di sini,” tegas legislator dapil Jawa Timur VIII itu.

Baca:   Kedatangan Polandia Disambut Senyum, Pasukan Orange Mengemas Poin Penuh

Pengoptimalan fungsi waduk, tentunya menuntut adanya inovasi dari pemerintah daerah setempat dan kesadaran masyarakat untuk merawatnya. 

“Bagaimana supaya masyarakat memelihara lingkungan kita dengan mengoptimalkan yang ada,” demikian Saradestuwati. (sam)

Komentar

Berita Lainnya