oleh

Kecoh dan Cabuli Anak di Bawah Umur, Agung Diciduk Polisi 

METRO – Diantar orang tuanya, korban melaporkan pelaku perbuatan cabul terhadap dirinya.

Pelaku berinisial AWP alias Agung (19), warga Kampung Bumi Nabung Utara Kec.Bumi Nabung Lampung Tengah.

Kamis (18/03/2021) sekira pukul 06.15 WIB, Kanit Seputih Banyak, Aipda I Putu Sudiana menerima laporan orang tua Bunga ( bukan nama aslinya) dengan Nomor laporan : LP/84-B/III/2021/Res Lamteng/Sek Seba, tgl 18 Maret 2021.

Korban merupakan warga Desa Raman Endra Kecamatan Raman Utara Lampung Timur.

Baca:   Firli Bahuri: Insya Allah Semua Pegawai KPK Beralih Jadi ASN 1 Juni

Orang tua korban menceritakan, mereka kehilangan anaknya sejak Minggu (14/03/2021).

Keluarga sempat melapor ke Polsek di Lampung Timur. Polisi menyarankan mereka memeriksa akun media sosial sang anak.

Akhirnya merkea mendapat informasi bahwa sang anak bersama seorang pemuda AWP Als Agung.

Setelah ditelusuri, akhirnya sang anak ditemukan di kamar sebuah rumah makan di Kecamatan Seputih Banyak Lampung Tengah.

“Anak saya dan pemuda itu saya bawa ke Polsek Lampung Timur. Ternyata lokasi tindak pidananya masuk wilayah Lampung Tengah,” kata orang tua korban.

Baca:   Datangi Rumah Mantan Istri Siri Sambil Bawa Badik, Ya Ditangkap!

Kapolsek Seputih Banyak Iptu Tarmuji, SH Mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Popon Ardianto Sunggoro, SIk, SH bahwa korban dikontak pelaku via chatting di Facebook.

Pelaku mengajak ketemuan di Rumah Makan Indah Lestari, Kampung Setia Bakti Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah.

Setelah bertemu di lokasi pelaku membujuk rayu korban akan dijadikan istri. Lalu mereka “ngamar” di rumah makan tersebut.

Baca:   7 Korban Belum Ditemukan, Pencarian Fokus di 2 Blok

Keduanya sempat melakukan hubungan layaknya suami Istri, sebanyak empat kali.

Karena kehilangan anak, orang tua mencari sampai akhirnya menemukan anak mereka empat hari kemudian di rumah makan tersebut.

Pelaku AWP alias Agung terancam hukuman 5-15 tahun penjara atas pelanggaran UU RI No 23 thn 2002 tentang perlindungan anak. (Rels/Din)

Komentar

Berita Lainnya