oleh

Masyarakat Jangan Ragu Jalani Vaksinasi Covid-19

JAKARTA – Pemerintah khususnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) harus melibatkan lebih banyak lagi lapisan masyarakat dengan pola komunikasi yang baik untuk sosialisasi vaksin Covid-19.

Demikian dikatakan anggota Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini dalam keterangannya, Minggu (20/12/2020).

“Libatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, kalangan perguruan tinggi, dan relawan-relawan. Di sini sangat penting kehadiran relawan, tidak saja saat pelaksanaan vaksinasi bagi yang mau, tapi menyadarkan masyarakat agar mau menerima untuk divaksinasi sebab masih ada 37 persen rakyat yang ragu untuk divaksinasi,” kata dia.

Baca Juga:   Update Covid-19: Kasus Positif Bertambah 4301, Jakarta Masih Terbanyak

Daeng mengajak masyarakat Indonesia untuk divaksin dan tidak ragu untuk menjalani vaksinasi. Sebab proses penjaminan mutu dan prosedur yang dilakukan oleh Badan POM sudah baik.

“Ada dua prosedur yang sangat penting yakni prosedur penelitian dan prosedur penilaian yang mengakibatkan diskusi di sosmed menjadi kacau, sebab hanya berdasarkan asumsi padahal dari Badan POM seperti disampaikan Bu Penny (Kepala BPOM Penny Kumumastuti Lukito, red.) itu sudah dilakukan,” ujarnya.

Baca Juga:   99 Persen Wilayah Jawa Barat Masuk Zona Risiko Rendah Covid-19

Daeng merasa aneh jika ada masyarakat yang menolak untuk divaksin.  Padahal vaksin seperti imunisasi cacar, campak, dan polio telah ada sejak puluhan tahun lalu.

“Kami di PB IDI agak aneh jika ada orang yang menolak vaksin padahal vaksin ini hal lumrah dan sudah dilakukan sejak dulu, mungkin jika ditelusuri secara historis semua masyarakat kita pernah divaksin,” tandasnya. (sam)

Komentar

Berita Lainnya