oleh

Turis Masuk Kepri Tak Perlu Tes Antigen, Vaksin Lengkap Sudah Cukup

Turis menikmati ‘flying adventures’ di Kepri.

TANJUNGPINANG–Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad menyambut baik pernyataan Presiden Joko Widodo tentang penghapusan kewajiban memakai masker di luar ruangan yang tidak padat orang.

Kebijakan itu sangat berpengaruh di Provinsi Kepri, karena wilayah kepulauan ini memiliki potensi pariwisata terbesar kedua setelah Bali.

“Kebijakan Presiden Jokowi terkait bebas tes Covid-19 sebelumnya sudah diusulkan oleh Pemprov Kepri ke pusat. Kita memang sangat mengharapkan pemerintah mengambil keputusan ini,” ungkap Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Selasa (17/5/2022) malam.

Baca Juga:   Pilih GeNose Karena Lebih Murah dari Tes Antigen dan PCR

Usulan Pemprov Kepri tersebut tertuang dalam surat yang ditandatangani Gubernur Ansar dan ditujukan kepada Kepala BNPB RI selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19.

Surat tertanggal 16 Mei 2022 dengan perihal Permohonan Relaksasi Persyaratan Perjalanan Luar Negeri tersebut berisi salah satunya permohonan peniadaan tes RT-PCR maupun Antigen dari negara asal dan pada saat kedatangan di pintu masuk Kepri.

Menurut Gubernur, kebijakan tersebut akan mampu memperkuat daya dobrak dalam usaha memulihkan dunia pariwisata di Kepri. Ini akan menjadi angin segar bagi dunia pariwisata Tanah Air.

Baca Juga:   Tes Antigen dan PCR Dihapus, Ini Syarat Baru Perjalanan Domestik

“Untuk itu saya sangat mengapresiasi kebijakan Presiden. Kebijakan ini berkesinambungan dengan kebijakan-kebijakan dan diskresi yang telah diberikan pemerintah pusat sebelumnya ke Kepri. Saya yakin akan semakin menarik minat wisatawan mancanegara mengunjungi destinasi wisata di Kepri,” ucap Gubernur.

Memang sebelumnya pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan-kebijakan dan diskresi sebagai bentuk upaya dan langkah awal membuka pariwisata di Kepri.

Sebut saja pembukaan travel bubble antara Singapura dan Indonesia, pembukaan lebih banyak entry point internasional di Kepri, hingga pelayaran perdana Feri dari dan ke Singapura.

“Namun, dengan masih adanya kewajiban tes Antigen atau PCR walau sudah divaksin lengkap serta kebijakan karantina, progres pemulihan sektor pariwisata di Kepri menjadi tidak maksimal,” ucap Gubernur Ansar.

Baca Juga:   Ini Dia Karyawan Wanita yang Nekat Produksi Surat Tes Antigen Palsu di Batam

Dengan pelonggaran yang barusan diumumkan Presiden, wisatawan mancanegara sudah tidak perlu lagi tes Antigen maupun PCR saat ke Indonesia, termasuk ke Provinsi Kepri, asal divaksin dosis lengkap sudah cukup.

“Dengan adanya kebijakan baru ini, saya yakin minat wisatawan mancanegara berkunjung ke Kepri akan meningkat. Apalagi dengan bonus kebijakan bebas masker di ruang terbuka,” tutupnya.(*/arl-Zakmi)

Berita Lainnya