oleh

KSB Juara 1 World Innovation Spotlight Award

Bupati Sumbawa Barat Dr Ir H W Musyafirin, MM (kanan) 1 dari 10 nominasi kepala daerah peraih Anugerah Kebudayaan oleh PWI Pusat dalam rangka Hari Pers Nasional Tahun 2022

SUMBAWA BARAT–Kabupaten Sumbawa Barat berhasil menjadi The First Winner World Innovation Spotlight Award Open Government Partnership (OGP) 2021 Korea, Kamis (15/12/2021).

Forum Yasinan telah menyisikan Inovasi dari negara negara di Asia Pacifik dan kini bergabung dengan Juara dari Colombia, Nigeria, dan Ukraina.

Open Government Partnership adalah organisasi dunia yang anggotanya terdiri atas 78 negara dan 76 kepala daerah. Pada OGP Summit Korea 2021 hari ini sekaligus memperingati 10 Tahun OGP dan membangun komitmen keterbukaan pemerintah, Forum Yasinan ditetapkan menjadi Juara I Inovasi tingkat Internasional.

Selain itu, Pemprov NTB melalui Inovasi NTB Care menjadi Juara II tingkat Asia Pasifik, dan Kota Semarang berada pada posisi III.

Baca Juga:   KSB Darurat Anjing Gila, Puluhan Orang Digigit dan Positif Rabies

Atas penghargaan tersebut, Bupati Sumbawa Barat Dr Ir H W Musyafirin, MM menyampaikan rasa bangganya.

“Saya merasa sangat terhomat atas penghargaan spotlight award dan komitmen kami di forum yasinan. Saya sangat berterima kasih atas pengakuannya, karena saya juga sangat yakin bahwa setiap calon lain sama-sama memiliki kesempatan untuk memenangkan penghargaan ini.” ujar Bupati.

Bupati menerangkan, forum yasinan merupakan akronim dari forum pelayanan setara inklusif andalan yang merupakan kanal resmi pengaduan masyarakat untuk menutup fedback loop antara masyarakat dan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.

Pelaksanaannya dilatarbelakangi permasalahan tidak efektifnya model pengaduan sebelumnya seperti kotak saran, call center, aplikasi pengaduan, dan lain-lain. Karena semua itu hanya bersifat satu arah dan rendahnya partisipasi.

Baca Juga:   Awas! Longsor dan Pohon Tumbang Ancam Keselamatan Warga

Forum Yasinan  digelar seminggu sekali setiap malam jumat di:mana masyarakat menyampaikan keluhannya, disampaikan secara live streaming melalui radio, langsung ditanggapi dan ditindaklanjuti.

Bupati menambahkan, forum yasinan dihadiri oleh pemangku kepentingan, tokoh masyarakat, bupati beserta jajaran, instansi vertikal, kapolres, dandim, anggota DPRD, camat, lurah, agen gotong royong, dan masyarakat sipil lainnya. Semua orang yang hadir di situ setara dengan duduk bersama rakyat, sehingga masyarakat bebas menyampaikan keluhannya.

Forum yasinan bukan saja sebagai forum menyampaikan aspirasi, tetapi sebagai forum pemantau dan mengevaluasi proses pembangunan, sehingga pemerintah daerah lebih akuntabel dalam memberikan pelayanan publik. Selain akuntabel forum ini juga telah mendorong keterbukaan, karena masyarakat dapat mendengar langsung laporan pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat, dan turut mengawal solusi yang hendak dilaksanakan.

Baca Juga:   KSB Darurat Anjing Gila, Puluhan Orang Digigit dan Positif Rabies

“Melalui mekanisme ini sejak tahun 2015 telah membuktikan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan, mendorong terjadinya kerja-kerja kolaboratif di tengah masyatakat. Dengan ke tiga hal tersebut pemerintah daerah telah dapat memenuhi hak-hak masyarakat secara tepat dan lebih baik,” terang Bupati.

Dijelaskan lanjut Buipati, dengan program ini kemudian kemiskinan berkurang, indeks pembangunan manusia meningkat, penanganan bencana alam gempa bumi lebih cepat, perlindungan dan pemberdayaan masyarakat berlangsung efektif tanpa konflik, dan lain-lain, termasuk pencapaian terkini yang sangat menggembirakan adalah kabupaten pertama yang tuntas lima pilar STBM.

Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terpilihnya Forum Yasinan sebagai The First Winner World Innovation Spotlight Award Open Government Partnership (OGP) 2021 Korea.(KR-kabarmediacitra)

Berita Lainnya