oleh

Menteri UKM Mengaku Penggemar Berat Kopi Gayo Hingga Sering Lupa Istri

ACEH–Menteri Koperasi UKM Teten Masduki mengatakan kalau dirinya merupakan penggemar berat kopi gayo yang berasal dari wilayah tengah Aceh.

“Saya penggemar kopi, apalagi kopi gayo. Jadi kalau minum kopi gayo, saya suka lupa istri. Jadi saya suka selingkuh dengan kopi gayo selama ini,” ungkap Teten dengan nada bercanda.

Hal tersebut disampaikan Teten Masduki saat kunjungan kerja (kunker) ke Bener Meriah, Jumat (18/6/2021). Teten menyebut kunker itu untuk membalas kunjungan Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi ke Kantor Kementerian Koperasi UKM beberapa waktu lalu.

Teten mengatakan kunjungannya ke Bener Meriah kali ini juga untuk menggenjot perekonomian sejumlah produk komoditi yang ada di Kabupaten Bener Meriah seperti kopi gayo dan pisang canvedish.

Baca Juga:   46 Persen Koperasi Terkendala Permodalan di Pandemi Covid-19

Terkait kopi gayo, Teten menyebut bahwa pihaknya ingin memperkuat kelembagaan koperasi di Kabupaten Bener Meriah. Menurutnya, petani perorangan yang punya lahan satu hingga dua hektare lebih cocok jika wadahnya melalui koperasi.

“Jadi konsolidasi dalam koperasi pasti sudah bisa melebihi skala ekonomi,” ujar Teten.

Selain itu, menurut Teten, selama ini para tengkulak pasti berkeliaran untuk membeli kopi masyarakat. Sehingga apabila petaninya tidak terkonsolidasi melalui koperasi dipastikan akan mudah sekali dikendalikan oleh oknum buyer-buyer tertentu.

Baca Juga:   Gerakan Kewirausahaan Nasional Buka Lapangan Kerja Baru dan Tingkatkan Perekonomian Nasional

“Intinya petani kopi gayo nantinya harus menjadi bagian koperasi, sebab koperasi punya kemampuan ekonomi untuk membeli kopi petani,” kata Teten mengingatkan.

“Kita harap petani kopi gayo fokus saja dengan proses produksi. Contohnya seperti peternak sapi yang mengolah susu di fontera (luar negeri), mereka fokus saja dengan produksi susunya, namun terkait pasar itu urusan koperasi di sana,” ujar Teten menambahkan.

Pada kesempatan yang sama Teten juga menyampaikan bahwa tahun ini Tim Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) akan mengembangkan modal bisnis bagi koperasi-koperasi yang sehat.

“Pihak kita bersama LPDB nantinya akan berkoordinasi dengan pihak bank yang ada di sini untuk memberikan kemudahan koperasi dan petani terkait Kredit Usaha Rakyat (KUR),” tutup Teten.

Baca Juga:   46 Persen Koperasi Terkendala Permodalan di Pandemi Covid-19

Kunjungan kerja Teten Masduki di Bener Meriah didampingi oleh istri Suzana Ramadhani, serta Staf Khusus Menteri Riza Damanik, Direktur Utama LPDB Koperasi UMKM Supomo, Asdep Pengembangan dan pembaharuan Koperasi Bagus Rahman dan Direktur Bisnis LPDB Krisdianto.

Rombongan Teten Masduki disambut langsung oleh Plt Bupati Bener Meriah, Dailami, Sekda, Haili Yoga, para anggota Forkompinda dan sejumlah Kepala OPD di Pendopo Bupati setempat. (*/cr4)

 

Komentar

Berita Lainnya