BIMA – Sungguh Kejam tindakan tiga laki laki berinisial SD, HB dan JD warga Desa Kawuwu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima provinsi Nusa Tenggra Barat (NTB) ini.
Entah apa yang merasuki mereka saat membakar rumah satu keluarga di Dusun Kalemba, Desa Kawuwu, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima, Rabu (10/02/2021).
Rumah itu dihuni pasangan suami istri dan seorang anaknya. Ketika pembakaran berlangsung, keluarga kecil ini sedang di dalam.
Begitu sadar rumahnya terbakar, keluarga ini serentak keluar. Tapi, begitu keluar dari pintu, sambaran parang menyambutnya.
Sang suami terkena sabet kakinya. Sang istri tersungkur dengan punggung menganga dan lengan putus ditebas tiga penyerang itu.
Sang istri sempat di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bima untuk mendapatkan prawatan, namun nyawanya tak tertolong.
Polisi dari Polres Bima yang mendapat laporan itu langsung menuju ke rumah para pelaku, namun mereka hanya bertemu dengan keluarganya.
Polisi melakukan pendekatan dan penggalangan terhadap keluarga ketiga pelaku itu. Hasilnya, Senin (15/02/2021), para pelaku diserahkan oleh keluarganya kepada polisi.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) Kombes Pol Hari Brata, S.I.K melalui siaran persnya mengatakan, pembakaran dan penganiayaan itu terjadi pada Rabu (10/02/2021) Sekitar pukul 02:00 Wita.
Penangkapan terhadap pelaku pada hari Senin (15/02/2021, setelah menerima laporan dari salah satu keluarga korban.
Dijelaskan, saat ini pihak kepolisian tengah menyelidiki motif ketiga pelaku tersebut melakukan perbuatan kejam itu.
“Saat ini tim kami tengah mendalami kasus tersebut,” ujar Dirreskrimmum Polda NTB dikantornya Mako Polda NTB, Senin (15/01/2021).
Di samping itu Pamen Polda NTB melati tiga itu mengimbau seluruh warga NTB untuk tidak main hakim sendiri.
“jika terjadi kekesalan atau merasa orang lain punya salah kepada anda, laporkan kepihak kami, biarkan kami yang memproses mereka,” ungkapnya. (SI/IM)











Komentar