oleh

Ronaldo Mengaku Dikhianati dan Dipaksa Keluar dari MU

Cristiano Ronaldo merayakan gol MU yang ketiga dalam pertandingan Grup E Liga Europa UEFA melawan Sheriff Tiraspol. (Instagram @cristiano)

JAKARTA – Cristiano Ronaldo mengaku telah dikhianati oleh Manchester United dan yakin mereka berusaha memaksanya keluar dari klub.

Striker asal Portugal itu menyebut pelatih Erik ten Hag dan pihak lainnya ingin dia pergi dari Old Trafford. Pernyataan tersebut disampaikan Ronaldo dalam sebuah wawancara di feed Twitter Piers Morgan Uncensored.

Baca Juga:   Cristiano Ronaldo Lewati Rekor Gol Pele Dengan 770 Gol

“Ya, bukan hanya pelatih, namun dua atau tiga orang lain di sekitar klub. Saya merasa dikhianati,” kata Ronaldo saat ditanya apakah ada yang menginginkannya pergi.

“Saya merasa beberapa orang tidak menginginkan saya di sini, tidak hanya tahun ini namun juga tahun lalu,” kata Kapten Timnas Portugal itu.

Bulan lalu, Erik Ten Hag membuat Ronaldo berlatih dengan tim muda Manchester United sebagai hukuman karena sang pemain menolak untuk turun sebagai pemain pengganti saat pertandingan lawan Tottenham Hotspur.

Baca Juga:   Ronaldo Nyatakan Belum Mau Pensiun dari Timnas Portugal

Dia kembali bermain dan mencetak gol ketiganya musim ini dalam kemenangan 3-0 pada Liga Europa atas Sheriff.

Ronaldo bermain di pertandingan Liga Premier berikutnya melawan West Ham dan Aston Villa, meskipun dia absen saat MU menang 2-1 atas Fulham pada Senin.

Ketika Morgan bertanya kepada Ronaldo tentang pelatih asal Belanda itu, pemenang 5 Ballon d’Or tersebut mengatakan bahwa dia tidak menghormatinya.

Baca Juga:   Tundukkan Wolverhampton, MU Mantapkan Rekor Tandang Tanpa Kalah Sepanjang Musim

“Saya tidak menghormatinya karena dia tidak menunjukkan rasa hormat kepada saya. Bila Anda tidak menghormati saya, saya tidak akan pernah menghormati Anda,” ujarnya. (*)

Berita Lainnya