oleh

Tinjau Latihan Pendaratan Khusus Pasukan Amfibi di Belitung, Apa Kata KSAL?

TANJUNGPANDAN – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, merampungkan kunjungannya ke Pulau Belitung, seiring berakhirnya pelaksanaan latihan Pendaratan Khusus (Ratsus) TNI AL, Pasukan Amfibi, Jumat (08/10/2021).

Kasal Yudo langsung kembali ke Jakarta ditemani Gubernur Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, menggunakan Pesawat CN-235 dari Bandara HAS Hanandjoeddin, Tanjungpandan bertolak ke Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

Pelaksanaan Ratsus ini berjalan lancar. Kasal Yudo pun memberikan kesannya atas lokasi yang dijadikan tempat pelatihan.

Baca Juga:   Keluarga Fransisco Minta Enam Oknum Prajurit TNI AL Dihukum Setimpal

Menurutnya, kawasan Pantai Tanjung Kelayang yang dikenal berpasir putih tanpa ombak cukup menantang.

Pasalnya, walau pelatihan oleh pasukan Amfibi sebenarnya dapat dilakukan pada medan atau tipe pantai seperti apa pun, bebatuan di kawasan pantai ini cukup menyulitkan.

Hal ini berbeda yang dijumpainya di wilayah lain yang berombak besar.

“Semua pantai kita latihkan. Walaupun di sini tidak dilaksanakan latihan besar, tetapi tetap bisa dilakukan latihan-latihan khusus lainnya,” ujarnya.

Selain menyampaikan penilaiannya tentang tantangan dalam pelatihan ratsus di Belitung, Kasal Yudo juga menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan Pos AL di Tanjung Pandan, Belitung naik kelas menjadi Pangkalan Angkatan Laut.

Baca Juga:   Prajurit TNI AL Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan Teluk Uma Karimun

Menurutnya, Bangka Belitung sangat strategis, bahkan merupakan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI).

Namun, katanya, masih perlu dilakukan peninjauan berkenaan dengan sarana dan prasarana, seperti dermaga yang mampu menampung kegiatan operasional seperti KRI, pesawat udara maupun marinir.

“Apakah Pos AL yang ada di Belitung bisa menjadi Lanal, akan kami cek dulu. Tentunya tugas utama pangkalan adalah pendukung logistik unsur-unsur operasional,” ujarnya.

Baca Juga:   Dikejar KRI, Kapal Asing Pencuri Matikan Lampu dan Berusaha Kabur

“Nantinya akan diputuskan apakah memenuhi syarat untuk ditingkatkan dari Pos AL menjadi Pangkalan AL tipe C atau tipe D, akan kami kaji dulu,” katanya menambahkan.

Gubernur Erzaldi yang didampingi Kapolda Anang Syarif Hidayat mengatakan akan menunggu arahan Kasal jika memang Babel perlu didirikan Pangkalan AL tambahan selain di Belinyu.

Ia mengaku akan mengkaji terlebih dulu apakah ada lahan yang bisa digunakan untuk pendirian Pangkalan AL di Belitung. (okeyboz.com)

Komentar

Berita Lainnya