oleh

Nenek Korban Tuduhan Dukun Santet di Bima Meninggal Dibacok

BIMA – Pakoh alias Ina Hajah (60) korban pembacokan yang dituduh sebagai dukun santet di Desa Kawuwu, Langgudu, Kabupaten Bima, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima, Rabu (10/2/2021) siang tadi.

Korban mengalami luka bacok yang cukup serius di bagian punggung dan pergelangan tangan kanan yang nyaris putus.

Kapolsek Langgudu IPDAKudrad mengatakan, Pakoh alias Ina Haja bersama suaminya A Latif Ama Haja menjadi korban pembacokan oleh massa yang menuduhnya sebagai dukun santet, pada Rabu dini hari.

“Pakoh mengalami luka bacok dibagian punggung dan pergelangan tangan yang nyaris putus, sementara suaminya mengalami luka robek pada betis kanan dan punggung kanan,” ungkapnya.

Aksi main hakim itu terjadi saat keduanya sedang tertidur pulas dengan anaknya. Tiba-tiba massa yang tak dikenal datang melempari dan membakar rumah korban.

“Korban dibacok saat turun dari rumahnya. Beruntung saat itu anaknya terbangun dan menyelamatkan kedua orang tuanya,”  jelas Kapolsek.

Setelah di bacok, kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Bima untuk mendapatkan perawatan medis. Karena luka yang cukup serius nyawa Ina Haja tidak tertolong.

“Korban sempat mendapat perawatan medis, namun karena luka yang cukup parah, nyawa Ina Haja tidak tertolong. Sedangkan suaminya, selamat dan sudah keluar dari perawatan,” terang Ipda Kudrad. (si/isrt)

Komentar

Berita Lainnya