oleh

Belajar dari Kebakaran Lapas Tangerang, Lapas Pangkalan Bun Tertibkan Instalasi Listrik

PANGKALAN BUN–Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pangkalan Bun mengambil langkah cepat dan sigap dalam upaya antisipasi kejadian serupa di Lapas Kelas I Tanggerang. Dilakukan penertiban instalasi listrik pada seluruh blok hunian, tempat ibadah dan gedung perkantoran Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun.

Kegiatan dipimpin oleh Kalapas Kelas llB Pangkalan Bun Mukhtar bersama jajarannya, melaksanakan giat penggeledahan insidentil hari ini. Diikuti seluruh jajaran pegawai juga terlibat dalam kegiatan ini.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Wilayah Kalteng perihal Pencegahan dan Penanggulangan Keadaan Darurat dan Bencana pada UPT Pemasyarakatan.

Baca Juga:   Kapasitas 600, Penghuni 2000 Orang, Semula Dibangun untuk Napi Korupsi

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Pangkalan Bun Mukhtar, menyatakan bahwa salah satu langkah tanggap jajaran Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun terkait edaran Kakanwil di atas adalah dengan melakukan kegiatan penertiban yang merupakan upaya deteksi dini cegah terjadinya hal serupa seperti yang baru saja dialami oleh Lapas Kelas I Tanggerang.

“Semua yang terjadi memberikan sebuah pelajaran bagi kita semua untuk lebih teliti dan waspada lagi terhadap hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas,” kata Mukhtar, Kamis (9/9/2021).

Baca Juga:   Keluarga Napi Lapas Tangerang Mulai Berdatangan
Pengawasan Diperketat

Untuk itu kedepannya akan dilakukan upaya-upaya lain seperti telah diatensikan oleh Kakanwil. Tentunya pengawasan dan pengamanan harus semakin diperketat guna pencegahan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Penertiban dilakukan ke seluruh kamar hunian, rumah tempat ibadah, dan juga ruang perkantoran,” ujar Kalapas Mukhtar.

Petugas setidaknya menyita belasan terminal colokan beserta kabel-kabel tidak layak pakai yang berpotensi menimbulkan hubungan arus pendek listrik.

Dari hasil penggeledahan, disita empat handphone android, empat Hp Nokia, sembilan kartu remi, satu kartu domino. 10 sendok besi, dua piring kaca, dua MP3, satu kipas Angin, 13 pencukur jenggot, enam mancis. tiga gunting, satu kabel beserta terminal, dua kunci laci, satu tali. tiga sajam buatan, empat  paku, lima pinset, satu penggaris besi.

Baca Juga:   Keluarga Napi Lapas Tangerang Mulai Berdatangan

“Seluruh blok hunian dan ruang perkantoran serta rumah ibadah sudah dilakukan penertiban instalasi listrik. Untuk instalasi yang tidak layak dan tidak seharusnya juga telah dilakukan penyitaan,” terang Kalapas Mukhtar.

“Semoga Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun senantiasa dalam keadaan aman dan kondusif,” tandas orang nomor satu di Lapas Kelas llB Pangkalan Bun ini. (Yus)

Komentar

Berita Lainnya