oleh

Kapasitas 600, Penghuni 2000 Orang, Semula Dibangun untuk Napi Korupsi

TANGERANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang, Banten, yang terbakar hebat, Rabu (8/9/2021) dini hari, adalah Lapas yang sangat kelebihan penghuni.

Lapas yang dibangun 1979-1982 ini berkapasitas 600 orang, terkhir dihuni oleh lebih dari 2000 warga binaan.

Kebakaran terjadi di blok C-2 terdiri atas 19 sel, dihuni oleh lebih dari 100 orang.

Sebanyak 41 orang tewas dalam kebakaran itu, dan 73 napi terluka, delapan di antaranya luka berat.

Baca:   Disesalkan, Larangan ASN Berafiliasi ke HTI dan FPI Terlambat Diterbitkan

Semula, Lapas ini dibangun khusus untuk kasus korupsi. Namun kini dihuni pelaku kriminal dari berbagai jenis kejahatan.

Pada 2008, Lapas kelas 1 Tangerang pernah diisi oleh 60 persen napi Narkoba dan 40 persen sisanya napi umum.

Sistem Database Pemasyarakatan, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menunjukkan ada sekitar 2.000 napi yang menguni lapas kelas I Tangerang per September 2021.

Baca:   Dinda Hauw Komentari Pernikahan Rizky Billar dan Lesti Kejora

Api membakar lapas yang berlokasi di Jalan Veteran No 2, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang tersebut sekitar pukul 01.45 WIB.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran langsung meninjau kebakaran tersebut.

“Akibat kejadian tersebut ada korban luka dan meninggal. Korban meninggalnya berjumlah 41 orang dan puluhan lainnya luka-luka,” ujar Kapolda.

Baca:   Prison Art Show di LP Pemuda Tangerang Tampilkan Kreasi Warga Binaan

Berdasarkan keterangan dan penyidikan awal, kebakaran tersebut terjadi karena konsleting listrik.

Kapolda menyatakan kondisi lapas saat ini sudah aman terkendali dan telah kondusif.

Warga binaan yang selamat di blok tersebut sudah dipindahkan sementara, sedangkan yang luka-luka sudah di bawa ke RS Sitanala dan RSU Kabupaten Tangerang. (*)

Komentar

Berita Lainnya