oleh

Terima Donasi 10 Ton Beras, Kapolda Sumsel: Asli, Bukan Hoaks!

PALEMBANG–Di tengah geger sumbangan Rp2 triliun dari Akidi Tio yang ternyata bohong, ada pengusaha lain di Palembang muncul untuk berdonasi melalui Kapolda Sumsel.

Pengusaha sekaligus tokoh masyarakat Palembang, Kemas Haji Halim, datang ke Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri untuk menyalurkan beras sebanyak 10 ton.

Penyerahan bantuan dari pengusaha asli Palembang itu diperuntukkan bagi masyarakat terdampak Covid-19. Kapolda Sumsel buru-buru mengumumkan jika donasinya nyata bukan hoaks.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Gedung Promoter Mapolda Sumsel,  Selasa (10/8/2021).

Mengenakan pakaian batik biru dongker lengan panjang dan berkopiah, H Halim datang mengantarkan sumbangan ke Kapolda Sumsel.

Seolah takut dihantam badai hoaks lagi, usai menerima pemberian secara simbolis, Kapolda Sumael membuka sekarung beras tersebut.

“Lihat ya beras ini asli bukan hoaks,” ujar Kapolda.

Bantuan beras tersebut bukan untuk anggota Polri. Polda Sumsel hanya menjadi jembatan penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak Covid- 19.

“Beras ini bukan untuk Polda, tapi penyalurannya saja lewat kami. Selanjutnya kita akan salurkan ke masyarakat terdampak Covid-19,” jelas jenderal bintang dua tersebut.

Sementara itu, H Halim mengaku tergerak hatinya memberikan bantuan beras karena melihat kondisi perekonomian saat pandemi Covid-19.

“Jangan dibiarkan pemerintah yang dibebani, kita juga harus bergerak memberikan bantuan agar beban masyarakat sedikit berkurang,” katanya.

Belakangan Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Eko Indra Heri, diguncang oleh heboh donasi dari sahabat lamanya, Akidi Tio, dengan nilai yang fantastik, Rp2 triliun.

Sampai hari ini, donasi tersebut belum juga nyata disampaikan oleh pihak keluarga. Polisi tengah mengusut motif anak bungsu Akidi Tio dalam kasus ini. (*)

 

 

Komentar

Berita Lainnya