oleh

Pria Ini Mendadak Kalap, Empat Tewas Dicelurit, 6 Lagi Cedera

KEDIRI – Empat warga Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, Jawa Timur (Jatim) tewas mengenaskan dicelurit, Senin (7/3/2022).

Aksi celurit membabi-bbuta itu   dilakukan, Riyanto (40). Selain empat orang tewas, enam lainnya pun menderita luka-luka akibat Sambaran celurit.

Dengan demikian total ada 10 orang yang jadi korban pembantaian tersebut.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra mengatakan Riyanto warga Dusun Bangunmulyo, yang sempat cekcok dengan keluarganya.

Baca Juga:   Motif Perampokan, RS Habisi Juwana dengan Empat Tikaman

Dalam kondisi kalap, tanpa diduga dia mengambil celurit dan tiba-tiba membacoki warga yang dijumpainya, termasuk kerabatnya sendiri.

“Kami dapat informasi di wilayah Kecamatan Wates, ada dugaan penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Sampai saat ini, kami masih bekerja,” kata kasat Reskrim.

Akibat kejadian itu, kata Rizkina, tiga orang korban tewas di tempat, dan seorang lagi meninggal dunia di rumah sakit.

Baca Juga:   Seorang Wanita Muda Dibunuh di Hotel, Polisi Kejar Terduga Pelaku

Sementara itu, enam korban lainnya menderita luka-luka bacokan senjata tajam.

Polisi menyelidiki motif pelaku yang nekat melakukan pembacokan dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi.

“Masih kami dalami motifnya, karena yang bersangkutan masih belum mau buka omongan,” ujarnya.

Sejumlah rumah termasuk rumah pelaku diberi garis polisi. Di rumah pelaku, juga terlihat motor yang diparkir serta terdapat tempat untuk berjualan sayuran.

Baca Juga:   Keluarga Fransisco Minta Enam Oknum Prajurit TNI AL Dihukum Setimpal

Warga sekitar menyebut pelaku selama ini bekerja serabutan.

Belum jelasnya motif yang melatarbelakangi Riyanto tiba-tiba mengamuk dan melukai kerabat serta tetangganya juga dibenarkan perangkat Desa Pojok.

Informasi sementara yang berhasil dihimpun, sebelum mengamuk Riyanto sempatsempat terlibat cekcok mulut dengan ibunya, diduga karena perselisihan soal pekerjaan. (*/Siberindo.co)

dari berbagai sumber

Berita Lainnya