JAKARTA – Aparat kepolisian mengimbau agar para pendukung Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tidak ikut datang ke Bandara Soekarno Hatta pada 10 November mendatang.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, kedatangan para simpatisan Habib Rizieq Shihab itu berpotensi menganggu aktifitas di sekitar kawasan Bandara Soekarno-Hatta.
“Yang pertama, bandara adalah objek vital nasional, pintu gerbang nasional, jangan nanti kita menjadi negara Indonesia ini, karena Bandara Soetta ini menjadi pintu gerbang nasional dan internasional menjadi terganggu,” kata dia, Jumat (6/11/2020).
Yusri menyarankan agar perwakilannya saja yang datang untuk menyambut kehadiran Rizieq. Sebab, saat ini Indonesia khususnya Jakarta masih menghadapi pandemi Covid-19 dan diimbau tidak berkerumun.
“Kan bandara Soetta jadi objek vital nasional yang mana ada aturan Presiden Nomor 065 kalau tidak salah Tahun 2004 tentang pengembangan objek vital nasional yang mana tidak boleh ramai-ramai ke sana,” ucap dia.
Ia pun meminta kepada perwakilan yang menjemput Habib Rizieq untuk datang dengan mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan gunakan handsinitizer.
“Ini sangat berguna dalam memerangi penyebaran virus Corona di Jakarta. Patuhi protokol kesehatan,” demikian kata Kombes Yusri Yunus. (aku/sam)











Komentar