Kepala Dinas Informasi, Komunikasi dan Persandian Kota Ambon Joy Adriaansz kepada info-ambon.com, grup Siberindo.co, Kamis (2/12/2021) menyebutkan, MoU tersebut ditandatangani Rabu (1/12/2021) di Gamara Hotel Makassar, Jalan Metro Tanjung Bunga di sela-sela acara Smart Transportation Forum 2021.
Dikatakannya, tujuan dari program CCBO ini adalah untuk mendukung pemerintah Indonesia dalam meningkatkan sistem pengelolaan sampah di daerah dampingan yang sudah ditunjuk yakni Kota Semarang, Kota Makassar, dan Kota Ambon sendiri dengan tujuan untuk mencegah kebocoran plastik serta menciptakan kota yang lebih bersih dan laut yang lebih sehat.
Sedangkan tujuan nota kesepahaman ini dibuat adalah untuk meningkatkan sistem pengelolaan sampah di Kota Ambon dalam upaya mencapai target 80 persen penanganan sampah dan 20 persen pengurangan sampah di perkotaan sesuai amanat RPJMN 2020-2024 serta menyusun sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis di Kota Ambon.
Selain Kota Ambon, Pemerintah Kota Makassar sebagai salah satu dari 3 kota dampingan program ini yang diwakili oleh Walikotanya, Ir H Mohammad Ramadhan Pomanto juga menandatangani nota kesepahaman dengan pihak Tetra Tech ARD.
Hadir mendampingi Walikota Ambon Kadis Perhubungan Kota Ambon Ir R Sapulette,MT, Kadis Lingkungan Hidup dan Persampahan AJ Hehamahua, AP, M Si dan yg mewakili Kepala Bappeda Litbang Kota Ambon Kabid PIPW D Hutajulu,ST.
Selanjutnya direncanakan pada minggu ketiga Januari 2022, pihak Tetra Tech melalui Dr Tine Gunawan akan melaunching kegiatan USAID CCBO ini di Kota Ambon. (PJ)










