MAROS – Satu orang meninggal dunia dalam insiden tabrakan perahu dengan kapal motor di Perairan Pangkajene, Sulawesi Selatan, Sabtu (2/4/2022).
Kecelakaan terjadi di Kampung Jagong, Kelurahan Jagong, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep. Ada 12 korban dalam tabrakan itu.
Sebanyak 63 orang ikut dalam proses pencarian korban tabrakan kapal itu, kata Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi, Minggu (3/4/2022).
“Kami menurunkan 11 personel. Adapun unsur terkait, BPBD, TNI-POLRI dan masyarakat berjumlah kurang lebih 52 orang,” katanya.
Ia menambahkan, pencarian dilakukan dengan menyisir sekitar lokasi hilangnya korban.
Pencarian membuahkan hasil, korban berhasil ditemukan pukul 08.45 Wita.
“Dua hari kami cari dan hari ini kami temukan pada pukul 08.45 Wita,” katanya.
Kabag Ops Polres Pangkep, Kompol Misbahuddin mengatakan, kejadian ini berawal saat kapal penumpang kecil bermuatan 12 orang bergerak dari Pulau Salebbo, Desa Mattiro Walie, Kecamatan Liukang Tupabiring.
Kapal ini mengangkut penumpang yang hendak menuju Dermaga Pasar Pangkajene.
“Kapal penumpang ini dinahkodai Saharuddin (50). Bergerak dari Pulau Salebbo menuju Dermaga Pasar Pangkajene,” katanya.
Kapal meninggalkan dermaga sekitar pukul 07.25 Wita. Kapal tersebut tiba-tiba bertabrakan dengan perahu motor, KM Sahra.
“Sedangkan perahu motor dinahkodai oleh Junaidi (50) asal Pulau Balang Lompo, Kecamatan Liukang Tupa Biring,” katanya.
Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban, Minggu (3/4/2022) pagi setelah sempat hilang.
“Hari kedua pencarian, korban atas nama Alwi (40) ditemukan tim SAR gabungan sekitar 100 meter dari lokasi dinyatakan tenggelam,” kata Djunaidi, Kepala Kantor Basarnas Makassar.
Korban ditemukan dalam keadaan tewas, dan langsung dievakuasi menuju ke RSUD Batara Siang, Pangkep. (*/Siberindo.co)
– dari berbagai sumber










