JAKARTA – Partai Gerindra mencopot M Taufik dari kursi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, dan menggantikannya
dengan Rani Mauliani.
Taufik mengatakan, kabar pencopotan itu diterimanya dari Ketua DPD Gerindra Jakarta sekaligus Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
“Ya Pak Ariza sih sudah ngomong sampaikan saja. Saya jawab ya enggak apa-apa itu memang kewenangan organisasi (partai),” kata Taufik, Jumat (1/4/2022).
Menurut Riza, lanjut dia, kursi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta diduduki oleh Rani Mauliani. Rani saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra di DPRD DKI.
Taufik mengaku menerima keputusan itu dan memastikan tidak melakukan perlawanan apa pun atas rencana pencopotan dirinya.
Ia juga enggan menjawab saat disinggung mengenai rencana kepindahan dirinya ke partai politik NasDem.
Saat ini, ia hanya menegaskan masih berada di Gerindra , partai besutan Prabowo Subianto.
“Kalau saya sudah enggak di Gerindra baru saya mikir mana yang cocok dengan ritme politik kita,” katanya.
Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria resmi mengumumkan pencopotan M Taufik.
Percepatan itu berdasarkan Surat keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra yang ditandatangani oleh Ketua Umumnya, Prabowo Subianto.
Rani Mauliani yang kini menduduki kursi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta menggantikan M Taufik.
Rani Mauliani merupakan kader Gerindra . Dia lahir di Jakarta, 10 Februari 1978 dan menempuh pendidikan di SMA 43 Jakarta Selatan tahun 1992 – 1995.
Dia merupakan adik ipar dari anggota DPR dari Gerindra , Sufmi Dasco.
Berdasarkan jejak karirnya, tahun 2014 menjadi periode pertama Rani menduduki kursi anggota DPRD DKI Jakarta.
Hal itu setelah dia terpilih dari daerah pemilihan DKI Jakarta 9 yang areanya meliputi wilayah Cengkareng, Kalideres dan Tambora.
Lalu di periode pemilu 2019-2024, istri dari Irwan Suwandi itu kembali mencalonkan diri sebagai caleg untuk partai yang sama.
Dia berhasil melenggang ke kursi DPRD DKI Jakarta dengan mengantongi 13.664 suara.
Ditahun yang sama, Rani kembali dipilih Ketua Fraksi Gerindra yang membuat perubahan struktur tersebut memberikan penyegaran di tubuh Partai Gerindra .
Rani pernah menjabat Wakil Ketua Umum II bidang pendampingan Masyarakat. Kemudian, Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan PP Satria yang merupakan relawan Indonesia Raya binaan Partai Gerindra .
Rani juga kini menjabat Sekretaris DPD Partai Gerindra DKI Jakarta. Sebelum diangkat jadi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rani menjabat Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta yang membidangi masalah Kesejahteraan.
Terdapat dua partai yang disebut bakal menjadi perahu politik Taufik untuk Pemilu 2024 mendatang, yakni Partai NasDem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komaruddin memprediksi kemungkinan besar Taufik akan berlabuh di PKB.
Menurutnya, secara struktural Taufik dekat dengan PKB karena merupakan bagian dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU).
“Jika dilihat dari segi kultural dan struktural, M Taufik lebih dekat ke PKB, karena dia bagian dari warga NU,” ujar Ujang, Sabtu (2/4/2022).
Selain itu, kata Ujang, Taufik juga pengurus inti dari NU DKI Jakarta. Taufik menjabat Bendahara Umum PWNU DKI Jakarta masa bakti 2021-2026.
Dengan posisi tersebut, Taufik cenderung memilih PKB. Meskipun, Ujang menilai PKB dan NasDem sama-sama prospektif untuk menjadi pelabuhan Taufik.
“PKB dan NasDem adalah partai bagus dan prospektif. Semua tergantung pada M Taufik. Kedua partai punya plus dan minus, tinggal mana yang lebih nyaman saja,” kata Ujang. (*/Siberindo.co)
– dari berbagai sumber









