LESMO–Yamaha memandang MotoGP 2022 dengan sedih. DI momen yang sejatinya ditunggu itu Tim Garpu Tala kehilangan Maverick Vinales.
Yamaha harus melepas pergi Vinales pada MotoGP 2022. Sang pebalap meminta memutus kontraknya di akhir musim ini.
Vinales sendiri masih memiliki kontrak hingga setahun ke depsn bersama Yamaha. Pihak Yamaha enggan menahan keinginan sang pebalap untuk pergi akhir musim nanti.
“Menyusul permintaan Maverick Vinales, Yamaha sepakat lebih awal mengakhiri kontrak dua tahun mereka saat ini,” ujar pihak Yamaha dilansir Antara dari laman resmi tim, Rabu (30/6/2021).
“Saat ini tengah menjalani musim kelima bersama, mereka (Yamaha dan Vinales) setuju memutuskan berpisah usai tahun ini,” lanjut pernyataan tersebut.
“Kedua belah pihak berkomitmen mengerahkan usaha maksimal pada sisa musim MotoGP 2021 dan mengakhiri hubungan dengan catatan yang baik,” tutup pernyataan tersebut.
Sekadar diketahui, Vinales membela Monster Energy Yamaha sejak 2017, meraih 14 pole, 24 podium, dan delapan kemenangan.
Prestasi terbaiknya adalah peringkat ketiga pada 2017 dan 2019. Namun, di sisi lain VInales juga dikenal sebagai pembalap dengan performa yang angin-anginan alias kurang konsisten.
Rumor mengenai kepergian Vinales dari Yamaha musim depan sepertinya bakal benar-benar terjadi. Saat ini Yamaha dikabarkan sudah memiliki calon pengganti untuk tandem Fabio Quartararo di MotoGP 2022 nanti.
Nama Franco Morbidelli mencuat untuk naik ke tim pabrikan di MotoGP 2022. Yamaha dan Petronas SRT bahkan sudah melakukan pertemuan dan sepakat dengan keputusan tersebut.
Rider asal Italia itu dirasa sebagai partner tepat untuk Fabio Quartararo musim depan. Kedatangan Franco Morbidelli diharapkan bisa memberikan dampak lebih untuk Yamaha di MotoGP 2022. (*)











Komentar