oleh

Bocah Bawa Picanto, Lima Motor Ditabrak, Seorang Pengendara Tewas

JAKARTA—Mobil KIA Picanto AD-1809-IC yang disopiri seorang bocah, EHW (14) asal Gaden Trucuk Klaten, menerabas kendaraan di traffic light Blok O, Banguntapan, Bantul, Kamis (28/1) malam.

Akibatnya, lima motor ditabrak dan seorang pengendara tewas. Hingga kemarin, penyidik Sat Lantas Polres Bantul masih mendalami kasus kecelakaan itu.

Kasat Lantas Polres Bantul AKP Amin Ruwito, SE, SIK didampingi Kepala Unit Kecelakaan Iptu Maryana, SH di sela olah TKP, Jumat (29/1), membenarkan jika satu orang tewas dalam peristiwa tersebut dan sejumlah orang mengalami luka ringan.

“Karena pengemudi mobil ini masih di bawah umur, semua masih kami dalami. Termasuk berkoordinasi dengan pihak terkait salah satunya dari Bapas,” ujar Iptu Maryana, SH.

Maryana menjelaskan, awalnya pada Kamis malam rombongan pengendara sepeda motor berhenti di traffic light simpang empat Blok O karena lampu menyala merah.

Dari belakang atau utara, melaju KIA Picanto AD-1809-IC yang dikemudikan bocah EHW. Mobil tersebut melaju tak terkendali lantaran EHW belum lihai mengemudikan sekaligus memang belum cukup umur.

Mobil yang dikemudikannya langsung menerjang rombongan sepeda motor yang berhenti di lampu merah itu.

Akibatnya sejumlah pengendara motor terpental. Tragisnya, seorang pengendara motor meninggal di lokasi kejadian.

“Korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut adalah pengendara Honda Supra Fit AB-3040-UF atas nama Safii Widodo warga Nologaten Caturtunggal Depok Sleman. Sedang jumlah sepeda motor yang ditabrak mobil tersebut ada lima lebih,” tambah Amin Ruwito.

Amin mengungkapkan, kendaraan itu melaju dari utara ke selatan. Setelah sampai di traffic light Blok O sopir yang masih di bawah umur tersebut kehilangan konsentrasi. Mobil tanpa ampun menghajar antrean sepeda motor yang berhenti di traffic light.

Para korban pun terkapar di jalan. Mereka kemudian dievakuasi ke rumah sakit. Satu orang tewas, beberapa di antaranya luka ringan.

“Malam itu mobil dalam perjalanan dari Klaten menuju daerah Srandakan Bantul mengantar orangtuanya untuk berobat alternatif,” jelasnya. (roy)

Komentar

Berita Lainnya