oleh

Satukan Suku, Gibran dan Emil Sepakat Beri Nama Jalan Siliwangi dan Surakarta

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Solo.(Ist)

SOLO – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan kerja sama budaya dan pengelolaan pemerintahan bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Pembicaraan kerja sama itu dilakukan dalam pertemuan tertutup empat mata di rumdin Wali Kota Solo, Loji Gandrung, Sabtu (29/10).

Usia pertemuan tertutup, Emil –sapaan akrabnya– mengatakan Pemkot Solo mau mengadopsi beberapa aplikasi kepegawaian Pemprov Jabar soal kinerja ASN.

Ia pun dengan senang hati memperbolehkan karena aplikasi kinerja ASN Pemprov Jabar itu mendapatkan penilaian terbaik se-Indonesia pada 2021 dan ASN Pemprov Jabar menjadi terbaik se-Indonesia.

“Praktik birokrasi kita kunci dengan aplikasi sehingga tidak ada KKN, jual beli jabatan, dan ASN malas kerja ketahuan. Pemkot Solo tinggal copy paste saja,” kata dia dikutip kumparan.

Kerja sama lainnya, kata dia, soal nama Jalan Siliwangi di Jabar akan dijadikan nama jalan di Solo. Sedangkan nama Jalan Surakarta akan dijadikan nama jalan di Jabar.

“Ini bagian dari Bhinneka Tunggal Ika, Jawa-Sunda bisa menyatu dalam simbolis baik,” kata dia.

Ia mengatakan ini juga bagian memperkuat sila ke-4 Pancasila. Terlebih selama ini masih ada mitos perang Bubat yang menyertai bawah alam sadar buat suku bangsa ini.

“Dengan pemimpin milenialnya. Berikan kesan lebih baik bersatu kurangi pertengkaran. Fokus saja inovasi jangan pikirkan masa lalu lagi,” katanya.

Ia juga mengakui kinerja Wali Kota Solo dengan proyek 10 program strategis membangun Kota Solo.

Ia pun sebagai mantan arsitek dan wali kota Bandung turut memberikan masukan soal pembangunan kota.

“Saya berikan masukan sebagai mantan Walkot Bandung dan arsitek, kuncinya bikin Solo betah, definisinya banyak fasilitas, dan aman. Kerja sama ini akan direalisasikan selama 6-8 bulan ke depan,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan akan menggunakan aplikasi milik Pemprov Jabar untuk mengisi jabatan ASN kosong.

“Untuk saat ini baru aplikasi soal bidang kepegawaian yang cocok buat Pemkot Solo. Sedangkan soal jalan nama Sunda juga akan dibuat di Solo, kita baru carikan lokasinya di jalan utama Kota Solo,” kata Gibran.

Ia mengaku dapat masukan soal 10 proyek strategis yang dibangunnya. Salah satu masukan itu soal proyek koridor Ngarsopuro-Gatsu.

“Penataan koridor Ngarsopuro-Gatsu beliau (Emil) kasih masukan soal pohon apa yang cocok, tempat duduk, dan layanan internet gratis di ruang publik,” tandasnya. (*)

Berita Lainnya