Jakarta – Kabar duka datang lagi di dunia musik tanah air. Kali ini datang dari keluarga musisi senior Favourite’s Group yang telah kehilangan sang gitaris, Harry Toos.
Harry Toos meninggal dunia pada Kamis (28/4) sore pukul 15.27 WIB di Rumah Sakit Puri Cinere, Depok, di usia 77 tahun.
Kabar duka tersebut disampaikan lewat akun instagram Stanley Tulung, seperti dikutip detikhot (Jumat, 29/04/2004).
Ia menuliskan permintaan maaf atas kesalahan almarhum semasa hidupnya sekaligus mengabarkan jika Harry Toos meninggal dunia di usia 77 tahun.
“Innalillahi wa Inna ilaihi Raji’un, telah berpulang ke Rahmatullah Haji Harry Santoso. Kami atas nama keluarga besar H Harry Santoso meminta maaf atas kesalahan suami, ayah, eyang kami semasa hidup,” tulis Stanley Tulung.
“Mohon doa agar almarhum Husnul khatimah dan diberi kelapangan menuju keharibaanNya,” tambahnya.
Gitaris senior ini mulai dikenal setelah bergabung dalam grup yang dimotori oleh Aloysius Riyanto yakni Favourite’s Group yang populer di era 1970-an.
Ia menggantikan posisi Eddy Syam sebagai gitaris pada formasi awal dari grup yang dijuluki Band 4 Nada itu. Bersama dengan bandnya itu mereka berhasil menggelar konser hingga ke beberapa negara di Asia dan Eropa.
Namun Favourite’s Group memilih vakum setelah Mus Mulyadi cabut. Pamor band itu pun mulai meredup seiring waktu dan Harry Toos pun memilih untuk membuat duo bersama rekannya Is Haryanto dengan nama Two Faces. (ben)








