JAKARTA – Hasil survei lembaga survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan, mayoritas responden percaya bahwa hasil hitung cepat (quick count) pemilu 2024 mencerminkan hasil pemilu secara keseluruhan.
Terungkap dalam Temuan Survei Nasional: Evaluasi Publik Atas Pemilu 2024 dan Isu-isu Terkini yang dirilis di Jakarta, Rabu, 61,4% responden mengenal quick count, dan sebagian besar dari mereka (71,1%) percaya metode ini mencerminkan hasil pemilu secara umum.
Sebaliknya, sebesar 27,7% responden menyatakan kurang atau tidak percaya dengan hasil quick count, sementara 1,2% tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.
Indikator juga melakukan survei terkait pengetahuan responden tentang hasil penghitungan resmi KPU atau real count. Sekitar 35% responden mengetahui hasil real count tersebut, dengan mayoritas dari mereka (92,5%) menyadari bahwa pasangan Prabowo-Gibran meraih suara lebih dari 55%.
Survei juga mengungkap bahwa mayoritas warga percaya dengan hasil penghitungan resmi KPU, dengan 75,7% dari seluruh responden dan 82,8% dari responden yang mengetahui hasil hitung KPU menunjukkan tingkat kepercayaan yang signifikan.
Survei telepon kepada publik nasional ini dilakukan pada 18-21 Februari 2024 oleh Indikator Politik Indonesia, dengan target populasi warga negara Indonesia (WNI) yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon atau ponsel. Jumlah sampel sebanyak 1.227 responden, dengan margin of error sekitar 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. (*)










