“Jika itu terjadi, perlu dikaji apakah akan menaikkan elektabilitas NasDem? Tapi faktanya, pasca deklarasi Anies justru di internal NasDem terjadi turbulensi meskipun Surya Paloh berusaha untuk mengendalikan perbedaan pandangan politik di tubuh partai,” katanya.
Karyono menambahkan posisi NasDem serba salah pasca mengumumkan Anies Baswedan sebagai calon presiden pilihannya.
“NasDem bagai buah simalakama. Pasca deklarasi Anies sebagai capres, justru memerima dampak buruk. Sejumlah hasil survei menunjukkan elektabilitas NasDem menurun, tidak berbanding lurus dengan kenaikan elektabilitas Anies,” ucapnya.
“Kondisi tersebut membuat posisi NasDem dilematis. Salah faktor penyebabnya karena ada korelasi antara preferensi pemilih NasDem dan figur calon presiden,” imbuhnya,
Karyono menuturkan Presiden Joko Widodo akan mengambil calon menterinya dari luar partai politik koalisi pemerintah jika terjadi reshuffle.








