oleh

DJ Indah Cleo dan 4 Penari Jadi Korban Tragedi Sorong, Jenazah Mereka Sulit Dikenali

SORONG – Tujuh belas dari 18 korban tewas akibat kebakaran di Kelab DoubleO Sorong, Papua Barat, adalah para pekerja seni dan karyawan tempat hiburan tersebut.

Diberitakan, seorang Disc Jokey (DJ) Indah Cleo (25) termasuk di antara kobran tewas. Indah adalah DJ asal Sumatera Barat yang dikontrak Double O Sorong.

Tercatat pula empat penari (dancer) asal Jawa Barat dan Kalimantan, serta kelompok band asal Surabaya, Jawa Timur, tewas dalam insiden tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi mengungkapkan, Indah Cleo alias Indah Sukmadani dan 16 korban lainnya gagal menyelamatkan diri dari kebakaran di kelab malam itu.

Baca Juga:   Pospol Terbakar, Demonstran di Patung Kuda Ditembaki Gas Air Mata

Kebakaran itu dipicu bentrokan sejumlah orang di dalam tempat hiburan malam tersebut. Akibatnya, 17 orang tewas.

“Semua orang di dalam kelab sudah dievakuasi. Tapi, mereka takut. Ketika ke luar dari lantai dua, jalan turunnya sudah penuh api,” tutur Adam, Jumat (28/1/2022).

Sebelum kebakaran terjadi, beberapa orang bentrok di dalam tempat hiburan malam tersebut dan mengakibatkan satu orang tewas.

Peristiwa tersebut membuat Dj Indah dan 16 orang lainnya ketakutan dan bermaksud menyelamatkan diri ke lantai dua di sebuah ruang yang biasa jadi tempat karaoke.

Baca Juga:   Amuk Massa di Lombok Timur, Menag Minta Penceramah Santun

“Mereka (17 orang) ditemukan di satu ruangan, di pojok. Ruangannya seperti tempat karaoke,” kata Adam Erwindi.

Dari Pangandaran, Jawa Barat dilaporkan, keluarga Ananin Novalia berharap jenazah korban bisa segera diserahkan ke keluarga.

Ananin Novalia (25), penari profesional, adalah  putri kedua dari pasangan Kujo dan Kasmini.

Kabar Ananin jadi salah satu korban tewas di tragedi pembakaran diskotek Double O diketahui oleh keluarga dari teman kerja korban.

Kakak korban, Reni Susilawati mengatakan, Ananin sudah bekerja diskotek Double O sebagai penari sejak 5 tahun silam.

Beberapa jam sebelum peristiwa kerusuhan terjadi, korban sempat menghubungi keluarga dan menanyakan kabar kesehatan otang tua dan saudara-saudaranya.

Baca Juga:   Kapal Nelayan Dibakar Warga di Perairan Sukabanjar

“Tiga jam sebelum terjadi kerusuhan, Ananin menelepon saya dan menanyakan kabar keluarga,” tutur kakak korban, Reni Susilawati.

Selain DJ dan penari, tercatat pula enam personel band asal Surabaya jadi korban tragedi ini.

“Beberapa di antara korban itu memang teman dari Surabaya. itu ada tujuh. Yang selamat satu orang,” kata Meyrina (32) di Sorong.

Meyrina mengatakan, band asal Surabaya yang diberi nama Rockvolution itu dikontrak untuk tampil di Double O Sorong. (*/Siberindo.co)

dari berbagai sumber

Berita Lainnya