BANDUNG–Polsek Sumur Bandung menemukan sesosok mayat di kamar sebuah di Jalan Naripan, Kota Bandung, Selasa (26/1/2021) sekitar pukul 17.45 WIB.
Saat ditemukan, badan mayat tersebut sudah membiru dan membengkak.
Kapolsek Sumur Bandung Kompol Septa Firmansyah mengatakan, pihaknya tidak menemukan tindak kekerasan pada tubuh mayat tersebut.
“Kami sudah lakukan identifikasi, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Jadi untuk lebih detailnya itu sakit apa, dokter yang tahu,” ujarnya, Rabu (27/1/2021).
Septa juga menuturkan, tidak ditemukan unsur pidana terhadap penemuan mayat tersebut. Diketahui mayat tersebut berinisial CK (42).
“Kalau unsur-unsur pidananya tidak ada, tidak ada tindak kekerasan. Keliatannya itu transgender ya, sudah kami bawa ke rumah sakit,” tuturnya.
Saat ditemuka, CK yang berjenis kelamin lelaki itu mengenakan pakaian perempuan.
Penemuan mayat tersebut, berawal dari kecurigaan manajer hotel terhadap CK yang tak kunjung keluar dari kamar hotel.
“Manajer hotel melapor ke kami. Dia kan chek-in dari hari Minggu, seharusnya chek-out hari Senin. Ternyata sampai hari Selasa kok tak juga keluar,” jelas Septa.
Saat petugas melakukan pengecekan ke kamar CK, ditemukan CK sudah tak bernyawa dan tubuh sudah membiru.
“Ternyata sudah meninggal dunia. Harusnya kan hari Senin siang sudah chek-out. Iya kondisi badan sudah membiru, sudah ada bau-bau,” ucapnya.
Kemudian, mayat tersebut dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Petugas kepolisian juga berusaha menghubungi keluarga CK.
Selama proses evakuasi, aparat kepolisian bersama petugas dari PMI menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. (*)











Komentar