oleh

Pembunuh dan Pemerkosa Siswi SMP di Karawang Tertangkap di Bandung

KARAWANG – Pelarian IN akhirnya terhenti di hari ketujuh. Tim Anaconda Resmob Polres Karawang membekuk pria 24 tahun ini di kawasan Pasar Ciroyom, Kota Bandung, Selasa (26/1/2021).

IN yang tercatat sebagai warga Karawang Barat sempat buron seminggu lamanya setelah membunuh dan memerkosa siswi salah satu SMP Negeri di Karawang.

Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra melalui Kasat Reskrim Polres Karawang menuturkan tim Anaconda yang mendapat informasi keberadaan IN, Selasa (26/1/2021) malam, bergerak ke kawasan Pasar Ciroyom.

Lalu tanpa mendapat kesulitan lagi, IN ditangkap di sebuah masjid di sekitar pasar. Tersangka saat itu tengah tertidur pulas di bagian dalam masjid yang sudah kosong.

“Berkat kerja keras dari Tim Anaconda Resmob Polres Karawang, alhamdullilah tadi malam sekitar pukul 22.00 WIB, kami berhasil mengamankan seorang pelaku pembunuhan berinisial IN di sebuah masjid yang berada di kawasan Pasar Ciroyom, Kota Bandung,” ungkap AKP Oliestha kepada wartawan di Mapolres Karawang, Rabu (27/1/2021).

Menurut pengakuan pelaku kepada polisi, kata AKP Oliestha, pelaku melakukan perbuatannya hanya seorang diri.

“Hasil interogasi sementara ini, dari pengakuannya hanya sendiri tapi akan kami kembangkan lagi apakah ada perkembangan lainnya atau tidak,” katanya.

Menurut informasi yang dihimpun dari keterangan polisi kepada awak media, pelaku baru bertemu dan berkenalan dengan korban pada saat malam kejadian dibunuh lalu diperkosa.

Jasad korban lalu dibuang dan ditemukan oleh warga dalam kondisi setengah telanjang di sebuah parit sawah di Kampung Iplik, Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, Karawang pada Kamis (21/1/2021).

“Baru kenal dengan korban dan mau menjadikan korban sebagai pacarnya namun korban menolak,” jelasnya.

Disinggung motif pelaku melakukan pembunuhan dan pemerkosaan, pihak kepolisian mengaku masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan kepada pelaku IN guna menggali keterangan lebih jauh.

“Motifnya itu seperti tadi dikatakan bahwa pada Rabu (20/01/2021) malam, korban bertemu dengan pelaku dan mau dijadikan pacarnya oleh pelaku namun korban menolaknya hingga pelaku gelap mata melakukan hal tersebut (pembunuhan dan pemerkosaan-red),” katanya

Dijelaskan AKP Oliestha, korban yang menolak ajakan pelaku untuk menjadi pacarnya itu, pelaku langsung membunuh korban dengan cara menjerat leher korban hingga tewas.

“Leher korban dijerat menggunakan tali kemudian korban juga di bekap hingga korban lemas kehabisan napas lalu korban diperkosa oleh pelaku,” jelasnya.

IN melakukan perbuatannya itu di sebuah kandang ayam yang tak jauh dari tempat korban ditemukan .

“Korban di perkosa oleh pelaku dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi,” terangnya.

Hingga kini, pihaknya masih terus menggali keterarangan dari pelaku dan masih mencari barangbukti telepon selular milik korban yang belum ditemukan sampai sekarang. (not)

Komentar

Berita Lainnya