oleh

Atalia Ridwan Kamil Kunjungi Keluarga Sarah: Kasus KDRT Ibarat Gunung Es

CIANJUR – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya menyambangi keluarga Sarah warga Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.

Sarah tewas setelah dipukuli lalu disiram air keras oleh Latif, yang baru enam minggu menikahinya.

Atalia bertemu orang tua almarhumah Sarah di RT 02/07, Kampung Munjul, Desa Sukamaju, Kamis (25/11/2021).

“Saya hari ini hadir untuk takziah ke keluarga besarnya Sarah, saya merasa prihatin terhadap kejadian ini. Tentu kejadian ini harus jadi pembuka mata kita semua agar kejadian lain tidak boleh ada lagi di masa yang akan datang,” ujar Atalia.

Baca Juga:   Total 318 Kasus Omicron di Indonesia, Arab Saudi dan Turki Penyumbang Terbesar

Saat mendatangi rumah duka keluarga korban, Atalia memberikan semangat kepada Erawati, ibu kandung Sarah. Ia menilai situasi keluarga yang ditinggalkan penuh dengan keharmonisan.

Menurut Atalia, kejadian nahas yang menimpa Sarah harus menjadi pelajaran bagi semua pihak.

Oleh karenanya Atalia mengajak berbagai stakeholders dimulai dari Polri, TNI hingga dinas terkait dan masyarakat setempat untuk bahu membahu melaporkan apabila terjadi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Apalagi menurut laporan yang didapat dari Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jabar, pada 2020 ada 300 laporan KDRT.

Baca Juga:   Boleh Umrah, Kemenag Akan Lobi Saudi Soal Karantina dan Vaksin

Kasus yang dilaporkan pun beragam, baik bersifat internal pribadi ataupun yang ketakutan untuk melapor hingga menjadi fenomena gunung es.

“Kita tahu begitu banyak kasus KDRT, apalagi yang mereka anggap masalah yang itu adalah urusan internal tidak pantas disebarkan atau rasa takut itu banyak sekali pasti luar biasa,” ujarnya.

Saat ini Pemda Provinsi Jabar DP3AKB terus edukasi ke 27 kabupaten/kota hingga pelosok desa terkait keluarga.

Baca Juga:   Di Kampung Ini, Satu Keluarga Punya 6 - 14 Anak

Apabila ada peristiwa KDRT, kata Atalia menyebut masyarakat bisa melaporkan melalui hotline 129 untuk membantu menyelesaikan masalahnya.

Sarah meninggal dunia pada Sabtu (20/11/2021) setelah suaminya Abdul Latief (29) menyiramnya dengan air keras.

Abdul Latif warga negara Arab Saudi, ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (21/11/2021).

Latif menganiaya sang istri karena cemburu. Ia curiga Sarah mempunyai pria idaman lain.

Sarah ditemukan dengan luka bakar di rumahnya di Kampung Munjul RT 02/07, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Sabtu 20 November 2021. (Terasjabar.co)

Berita Lainnya