BANDUNG – Lorong dan kios di Pasar Barang Antik Cikapundung, Kota Bandung, disulap menjadi area pameran foto.
Tak kurang dari 200 foto terpampang di pameran bertajuk ‘Bandung Photography Month’ ini.
Director Festival Bandung Photography Month, Wahyu, menjelaskan pameran foto ini bagian dari festival tersebut.
“Jadi, satu rangkaian kegiatan fotografi. Di sini ada lima grup pameran dengan tema berbeda. Nantinya ada 10 rangkaian pameran dan yang menggelar Raws Syndicate,” kata Wahyu, Rabu (27/10/2021).
Ada 200 foto karya 100 fotografer dengan beragam genre, terpajang kios hingga rak kayu yang berada di lorong Pasar Barang Antik Cikapundung.
“Macam-macam, ada street fotografi, ada portrait diri, dan fotografi sebagai media terapi. Ada komunitas dari Insta Sunda, ada grup pelajar dan mahasiswa. Kontennya tentang rumah, foto seri tentang rumah,” tutur Wahyu.
Pameran foto ini berisi gagasan-gagasan baru. Selain itu, pameran foto juga tidak terpaku dengan tempat yang harus digelar di galeri.
“Kami tidak terjebak bahwa pameran itu harus di galeri. Apa yang kami lihat itu bisa jadi tempat pameran, seperti di pasar antik ini. Tujuannya lebih mendekatkan seni atau fotografi ke masyarakat,” ucapnya.
Pameran foto ini berlangsung 16 Oktober hingga 16 November 2021. Objek soal Bandung tidak menjadi tema khusus dalam kegiatan ini.
“Bandung tidak dibahas secara spesifik, Bandung hanya ikon penyelenggara. Tapi ini even nasional, siapa pun bisa datang. Identitas Bandung tetap ada, gimana sih fotografi Bandung ini, style kita munculkan dan foto kita sendiri,” tutur Wahyu. (Terasjabar.co)











Komentar