MUARA DUA – Banyak warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, berburu daun sungkai (Peronema canescens).
Sungkai adalah sejenis pohon yang kayunya kerap dimanfaatkan masyarakat, terutama di Sumatera dan Kalimantan.
Pohon sungkai juga dikenal sebagai jati sabrang, ki sabrang, kurus, dan sekai. Pohon sungkai termasuk dalam famili verbenaceae.
Kini, daunnya dicari banyak orang untuk dikonsumsi, sebagai bahan herbal alternatif yang diyakini mampu meningkatkan imun tubuh.
Vera (40), seorang warga OKU Selatan mengatakan, ia tahu hal ini dari berita yang beredar di media sosial, bahwa daun sungkai bisa jadi penangkal Covid-19.
Selain itu, kata dia, daun sungkai juga bisa mengatasi berbagai keluhan penyakit, seperti pegal-pegal, meriang serta mampu meningkatkan napsu makan setelah rutin mengonsumsinya.
“Saya baru-baru ini mulai mengonsumsi rebusan daun sungkai. Sejak dapat kabar, banyak warga di luar sana sembuh dari Covid-19 dan penyakit lain setelah rutin meminum air rebusan daun sungkai itu,” ujarnya.
Bersanaan dengan makin meningkatnya kasus Covid-19, banyak warga yang mencari daun tersebut, baik sebaga obat alternatif maupun untuk menjaga imun tubuh.
“Banyak warga yang mengambil daun sungkai bagi kerabatnya yang sedang menjalani isolasi mandiri. Untung saja di OKU Selatan banyak pohon sungkai, jadi tidak susah mencarinya,” katanya.
Menurut Vera, selama ini daun sungkai tidak dilirik oleh warga. Bahkan saat pohonnya sudah besar, ditebang dan daunnya hanya dibakar begitu saja.
“Kini sudah banyak yang tahu. Jadi, daun keringnya diambil untuk dijadikan minuman. Bahkan di online shop ada yang jual daun ini,” katanya.
Vera mengaku yakin daun sungkai bisa menjadi obat herbal penyembuh Covid-19 dan penyakit lain, setelah ada kerabatnya yang sembuh karena rajin minun air rebusannya.
“Mungkin karena khasiatnya yang bisa meningkatkan imun tubuh maka bisa menyembuhkan penderita Covid-19 dan penyakit lainnya,” ujarnya.
Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Perkebebunan Kementerian Pertanian, melalui laman resminya, 8 April 2021, menyebutkan tanaman sungkai mengandung bahan aktif yang bermanfaat untuk kesehatan dan meningkatkan sistem imun tubuh.
Bahan-bahan yang terkandung pada sungkai di antaranya alkaloid, flavonoid, steroid dan golongan tannin.
Komponen tersebut mampu elawan serangan infeksi virus, bakteri maupun mikroba serta mampu menaikan jumah leukosit.
Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui situs resmi kominfo.go.id pada 31 Mei 2020 mengumumkan, bahwa informasi sungkai bisa menyembuhkan Covid-19 adalah hoaks, alias berita bohong.
Faktannya, klaim tentang daun sungkai sebagai obat untuk menyembuhkan pasien positif Virus Corona tidak terbukti.
Hal itu disampaikan Dokter Spesialis Paru Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, dr Erlinda Burhan.
Hingga kini belum ada laporan pasien sembuh dari Covid karena daun sungkai.
Hal senada juga disampaikan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Jambi Dr Deri Mulyadi.
Menurut Deri, hingga kini belum ada penelitian secara medis yang dapat memastikan bahwa daun sungkai bisa jadi obat alternatif bagi pasien Covid-19. (wartaterkini.news)









Komentar