oleh

Sudirman, Lulusan SD yang Jadi Eksportir Arang Briket

POLEWALI – Arang briket tempurung kelapa merupakan salah satu usaha yang bisa mengangkat perekonomian, jika ditekuni dan mendapat dukungan.

Itulah usaha yang dilakoni Sudirman Abu, pemuda asal Desa Parappe, Kecamatan Campalagian. Ia menjadi menjadi eksportir arang briket ini ke Jordania, Arab, dan Mesir.

Sudirman, mengatakan, per harinya bisa memproduksi 10 ton. Namun, karena peralatan yang masih minim, sementara ini hanya mampu memproduksi rata-rata empat ton.

Baca Juga:   Porang, Pangan Andalan Masa Depan Mulai Digandrungi

“Kalau sudah tambah oven sekitar tujuh unit, maka kami sudah bisa memproduksi 10 ton per hari. Sebulan bisa mencapai 300 ton. Kendala kami, oven yang sudah full. Kami harapkan ada bantuan dari pemerintah,” kata Sudirman, Rabu (24/03/20021).

Ia menyebutkan, saat ini Dubai dan Turki juga mengajukan permintaan. Namun kapasitas pabrik kecil sehingga belum bisa memenuhi permintaan mereka.

Dijelaskan, dalam proses produksi, bahan bakar yang digunakan berasal dari kayu limbah ditambah dengan sabut kelapa.

Baca Juga:   Ekspor Buah-buahan Indonesia Naik 73,4 Selama Pandemi Covid-19

Sudirman Abu hanya lulusan SD yang berhasil menjadi eksportir dan mampu mempekerjakan 217 karyawan.

Semangat usahanya membuat Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar berkunjung ke CV Hikmah Surabaya Arang untuk melihat langsung pengolahan arang briket di Dusun Pajjalungan, Desa Parappe, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar.

Ali Baal tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya pada Sudirman yang mampu mengolah limbah dari tempurung kelapa menjadi produk yang dibutuhkan di luar negeri.

Baca Juga:   Resmi! Pemerintah Larang Ekspor Batu Bara, Begini Kata Sri Mulyani

Arang briket digunakan untuk komponen rokok sisha dan bahan bakar untuk memanggang makanan.

Ali Baal mengatakan usahq ini harus terus dibina dan dikembangkan. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang berdampak turunnya perekonomian di berbagai daerah.

“Usaha dan pabrik ini diharapkan mampu mengangkat perekonomian Sulbar. Begitu juga dari segi serapan tenaga kerja,” katanya. (farid)

 

Komentar

Berita Lainnya