oleh

Lebih dari 300 Warga dapat Vaksin Booster di BHS, Target 150 Orang

SUMEDANG – Tak kurang dari 305 warga mendapatkan vaksin ketiga (booster) di kompleks Pemancingan Balong Hardi Sumedang (BHS), Minggu (27/2/2022).

Padahal, menurut penyenggara, semula mereka menargetkan 150 peserta saja.

Peserta terdiri atas berbagai usia, diutamakan yang berusia lanjut. Vaksin booster yang digunakan adalah AstraZeneca.

Sepekan sebelumnya, vaksinasi ketiga ini juga digelar di tempat sama, diikuti oleh lebih 100 peserta.

Selain mendapat vaksin, peserta juga mendapat bingkisan sembako, uang tunai, dan paket vitamin dari donatur.

Dengan demikian, dalam selang tujuh hari sudah 400-an warga divaksinasi booster di BHS. Ini menambah capaian vaksinasi secara umum di Kabupaten Sumedang.

“Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama BHS dengan Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto melalui Polsek Sumedang Utara. Juga atas permintaan lisan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir,” kata pemilik BHS H Ahmad Hardi, Minggu (27/2/2022).

Baca Juga:   Vaksinasi Anak 5-11 Tahun, Dinkes Ambon Tunggu Edaran Kementerian

Vaksinasi massal ini sejalan dengan langkah Pemerintah Kabupaten Sumedang yang tetap fokus pelaksanaan vaksinasi terutama anak-anak dan lansia, sebagaimana ditekankan Bupati H Dony Ahmad Munir.

“Kami dan Forkopimda menegaskan pentingnya langkah antisipatif. Termasuk mengoptimalkan vaksinasi,” kata Dony beberapa waktu lalu.

Kepada para camat dan Kepala Puskesmas, bupati menginstruksikan mengoptimalkan vaksinasi, sebagai ikhtiar untuk mencegah adanya gelombang ketiga.

Hal senada ditekankan Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan, saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Covid-19 di Gedung Negara, Selasa, (22/2/2022).

“Kami akan genjot vaksinasi agar tercipta herd immunity,” ujar Erwan.

Langkah cepat juga dilakukan Polres Sumedang yang menjemput bola melaksanakan vaksinasi massal bagi anak dan vaksinasi booster.

“Vaksinasi dosis kedua dan vaksinasi booster ini kembali diakselerasi oleh jajaran Polres Sumedang. Dengan memobilisasi warga dan anak-anak sekolah,” kata Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, Jumat (11/02/2022).

Baca Juga:   Sudah Mendapat Dua Dosis Vaksin, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Positif Covid-19

Vaksinasi di kompleks BHS, berlangsung sejak pagi, Minggu (27/2/2922).  Vaksinasi berlangsung di lobi utama hotel & resto area pemancingan itu di Jalan Blok Kalapa Dua, Bendungan, Sumedang, Jawa Barat.

Vaksin dosis ketiga diberikan kepada mereka yang sudah menerima vaksin dosis kedua, minimal enam bulan lalu.

Pelaksanaan vaksinasi dilakukan vaksinator dan tenaga medis dari Puskesmas Situ, didukung personel dari komunitas pesepeda BHS-GF dan B2W Sumedang.

“Terlaksananya booster yang melebihi target adalah berkat bantuan droping vaksin dari Bapak Kapolres Sumedang, melalui Kapolsek Sumedang Utara,” kata Ahmad Hardi.

Ia menjelaskan, pelaksanaan booster di BHS adalah spontanitas semata, karena pada hakekatnya BHS tidak menyelenggarakan vaksin/booster secara terjadwal.

“Namun jika ada masyarakat yang daftar untuk vaksin,  BHS dengan segala kekuatan akan mendukung kemauan  tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, para pendaftar vaksin telah diberi arahan bahwa vaksin rutin dilakukan di Puskesmas, Polres, Kodim dan instansi Dinkes terkait lainnya.

Baca Juga:   Pemerintah Diminta Pastikan Vaksin AstraZeneca Aman dan Tak Berbahaya

“Namun masyarakat memilih untuk tetap divaksinasi di BHS,” kata Ahmad Hardi lagi.

Sebelumnya, Wakil Bupati Sumedang menyatakan pihaknya menggencarkan vaksinasi Covid-19 ketiga atau vaksin booster, diawali di kalangan ASN (Aparatur Sipil Negara).

“Di Sumedang vaksinasi dosis ketiga sudah mulai diberikan. Hanya masih berada di kisaran 2 sampai 3%,” kata Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan, awal Januari 2022.

Menurut data Dinas Kesehatan Sumedang per Jumat (21/1/2022), tercatat total vaksinasi dosis I telah mencapai 75,91 persen dan vaksinasi dosis II telah mencapai 66,44 persen dari total sasaran 923.200 orang.

Dari jumlah itu, vaksinasi lansia dosis I telah mencapai 60,02 persen dan vaksinasi anak-anak dosis I telah mencapai 78,90 persen. (*/Siberindo.co)

Berita Lainnya