oleh

Tak Dampingi Prabowo, Gerindra Konsentrasi Menangkan Pilkada 2020 

JAKARTA – DPP Partai Gerindra belum menyiapkan bantuan hukum untuk Edhy Prabowo yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua Harian DPP Gerindra , Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pihak keluarga sudah menyiapkan bantuan hukum.

“Sampai hari ini keluarga sudah siapkan tim pengacara untuk dampingi Edhy dalam proses hukumnya,” terang dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/11).

Baca Juga:   Menteri Tito Beberkan Cara Tingkatkan Elektabilitas di Pilkada, Simak Lengkapnya

Soal apakah kasus yang menjerat Edhy berkaitan dengan Pilkada serentak yang berlangsung 9 Desember 2020 mendatang, Edhy masih enggan mengelaborasi lebih lanjut.

“Kami berprasangka baik saja, bahwa hal seperti ini bisa terjadi pada semua parpol,” terang Dasco. 

“Kami berpesan kepada kader Gerindra di seluruh indonesia untuk tetap berkonsentrasi memenangkan Pilkada dan tunjukan bahwa kita adalah memang petarung yang baik,” sambungnya.

Baca Juga:   Gerindra Tunggu Penjelasan Kapolri Soal Penembakan Laskar FPI

Edhy ditangkap saat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Rabu (24/11) menjelang tengah malam, dan setelah itu KPK juga melakukan penangkapan di Depok, Bekasi dan Tangerang Selatan.

Berikut Edhy, total ada 17 orang yang ditangkap, termasuk istri Edhy yang juga anggota Komisi V DPR Iis Rosita Dewi dan sejumlah pejabat di KKP, di antaranya Dirjen Tangkap Ikan KKP Muhammad Zaini, dan Humas KKP.

Baca Juga:   Rayakan Ulang Tahun ke 75, TNI Masih Harus Hadapi Dua Tantangan Besar

Dengan telah ditetapkannya tujuh orang sebagai tersangka, maka praktis 12 orang dilepaskan kembali termasuk istri Edhy, yang statusnya sebagai saksi. (sam)

Komentar

Berita Lainnya