oleh

Bali United Songsong Borneo FC, Janji Kerja Keras Raup Poin Maksimal

BALIBali United kini bersiap-siap menyongsong laga pekan kelima Liga 1 2021-22 menghadapi Borneo FC, Selasa (28/9/2021). Sang suksesor Stefano Chugurra pun berjanji skuadnya akan bekerja keras lagi sehingga meraup poin maksimal di laga nanti.

Pelatih berpaspor Brasil yang akrab disapa Coach Teco itu berujar bahwa empat pertandingan yang dijalani dengan jarak waktu berdekatan, nampaknya membuat sedikit stamina punggawa Bali United terkuras. Apalagi lawan yang dihadapi dari empat pertandingan itu dilalui dengan jerih payah hingga menit akhir.

“Kami memperhatikan recovery pemain wajib. Apalagi, Bali United saat ini berada di papan atas. Tergelincir saja, tentu tim di bawah akan mengkudeta posisi puncak yang saat ini kami pegang,” ujar Coach Teco dikutip perspectivesnews.com, grup siberindo.co, Minggu (26/9/2021).

Di klasemen sementara, empat tim berpeluang menyalip Bali United jika seandainya Spaso dkk kalah atas Borneo FC. Bhayangkara FC, PSM Makassar, PSIS Semarang dan Persib Bandung memiliki jumlah poin yang tak terlalu jauh dengan Bali United yang sampai saat ini sudah mengemas 10 poin. Bahkan, posisi dua sementara, Bhayangkara FC memiliki jumlah poin yang sama.

Beruntungnya, kata Teco, beberapa pemain mulai kembali dari istirahat panjang seperti bek kiri Ricky Fajrin, Stefano Lilipaly serta bek senior Leonard Tupamahu yang telah menyelesaikan hukuman kartu merah. Di barisan tengah, nama Eber Bessa nampaknya berpeluang menjadi starter setelah penampilan cukup mengesankan di dua laga yang telah ia jalani.

Dan juga jangan lupakan super sub, Kadek Agung Widnyana yang bisa menjadi alternatif di lini tengah. Sementara di barisan depan, ujung tombak tampaknya dipercayakan kembali kepada Illja Spasojevic yang kini sudah mencetak 4 gol dari empat pertandingan dengan diapit Melvin Platje serta Yabes Roni atau M Rahmat.

“Jika ingin terus berada di atas klasemen, harus ada kerja keras yang dilakukan. Program recovery setelah berjuang keras di laga selanjutnya sudah dilakukan. Selain itu mengantisipasi pemain agar tidak cedera serta menjaga kebugaran karena jadwal sangat mepet. Beruntungnya, tidak ada pemain yang cedera dalam pertandingan kemarin,” ungkap Coach Teco.

Teco juga menilai dua sosok yang menurutnya tampil enerjik di pertandingan lalu, adalah Ricky Fajrin dan Spasojevic. Menurut Teco, Ricky menampilkan peforma baik dan tidak kehilangan sentuhan pasca sembuh dari cedera yang mengharuskannya menepi cukup lama.

“Ricky bermain bagus, waktu dia balik ke tim langsung bermain penuh. Dia menjadi salah satu kunci dalam kemenangan tim di dua pertandingan. Lawan Persita, dia bermain penuh dan fisiknya saya lihat cukup bagus bermain selama 90 menit,” bebernya.

Kemudian satu nama lagi yakni Spasojevic. Bagi Teco, Spaso memang sosok yang berpengaruh di lini depan dan tentunya menjadi ancaman lini pertahanan lawan. Pengalaman bertahun-tahun di sepakbola Indonesia, terlebih lagi Spaso sudah menjadi WNI membuatnya merasa nyaman dengan kehadiran Spaso yang sudah memahami liga di Indonesia ini.

“Dia pemain profesional, dia juga sudah tunjukkan kerja keras selama di Bali United dan menunjukkan kontribusinya. Saya rasa dia sudah paham bagaimana cara menghadapi situasi dan kondisi di liga Indonesia ini,” katanya.

Terlepas dari dua nama itu, Teco memuji seluruh penampilan asuhannya. Baginya tidak ada istilah anak emas atau pemain spesial, karena pertandingan dimainkan secara tim, bukan individu. (yus)

 

Komentar

Berita Lainnya