oleh

Ratusan Pekerja Migran Tiba di Magetan, Dua Positif Covid-19

MAGETAN–Pemerintah Kabupaten Magetan, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), menjemput 16 pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Magetan, Rabu (25/8/2021).

Puluhan pahlawan devisa tersebut dizinkan masuk wilayah Magetan setelah dinyatakan aman dari Covid-19, dan sudah menjalani isolasi mandiri (isoman) di Surabaya, Jawa Timur.

Kepala Disnakertrans Magetan Gatot Sapto Priyono mengatakan, sebanyak 370 PMI asal Magetan telah tiba di kampung halaman. “Sebanyak 370 PMI pulang ke Magetan sejak April 2021 hingga sekarang,” katanya.

Baca Juga:   12 dari 127 Warga India yang Tiba di Indonesia Positif Covid-19

Dari ratusan PMI yang datang di Magetan, terdapat dua orang terkonfirm positif Covid-19 pada Jumat (20/8/2021) dan langsung dikarantina di Wisma Bromo Magetan (fasilitas khusus).

“Untuk yang datang hari ini, dari 16 PMI hasil swab antigen negatif semuanya,” jelas Gatot, saat menyambut kedatangan PMI Magetan, di Kantor Satgas Covid-19 Magetan, Rabu (25/8).

Menurut Gatot, PMI yang menjalani karantina di Surabaya secara berlebih, dapat terkontaminasi virus Corona, karena kontak erat bersama PMI se-Jawa Timur.

Baca Juga:   Dua Harimau Sumatera di Ragunan Positif Covid-19

“Contohnya kemarin Jumat itu, sebelumnya Negatif, setelah tiba di Magetan dan menjalani swab hasilnya reaktif. Mungkin akibat mobilisasi yang tinggi,” ungkap Gatot kepada Arya Media.

Dijelaskan Kepala Disnakertrans Magetan, karantina terlalu lama dapat menimbulkan efek terhadap PMI. Namun, secara Nasional ketentuan tersebut harus dijalani oleh para PMI yang pulang ke kampung halaman. “Memang ada efek, tapi ini kan harus dijalani, karena aturannya seperti itu,” jelasnya.

Baca Juga:   Ada Penambahan 123 Pasien Sembuh di Bali, Warga Diminta Tetap Taati Prokes

Sementara itu, kedepan Disnakertrans Kabupaten Magetan bakal menciptakan Program Perawatan PMI setelah pulang ke Indonesia, khususnya para PMI yang pulang kampung di Magetan. “Ke depan kita akan bikin program perawatan PMI, agar mereka setelah pulang ke Indonesia bisa berinovasi dan berkarya, untuk menyambung hidup di Magetan,” tutup Gatot. (Ren)

 

Komentar

Berita Lainnya