JAKARTA–Kasus positif Covid-19 yang terus bertambah di Jakarta, Sabtu (26/6/2021), kembali membuat rekor baru tertinggi harian, tembus 9.271 orang.
Angka itu memecahkan rekor sebelumnya, Kamis (24/6/2021), yakni 7.505 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, jumlah itu terungkap setelah petugas melakukan pengetesan PCR terhadap 30.549 spesimen pada Sabtu.
“Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 22.911 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 9.271 positif dan 13.640 negatif,” kata Widyastuti dalam siaran pers, Sabtu (26/6/2021).
Sementara untuk kasus aktif Covid-19 di Jakarta sampai Sabtu (26/6/2021) mencapai 51.434 orang.
Mereka menjalani isolasi mandiri di rumah atau isolasi di fasilitas terkendali pemerintah, dan dirawat di 140 rumah sakit rujukan Covid-19.
Untuk kasus konfirmasi secara total mencapai 510.667 orang.
Rinciannya, 51.434 kasus aktif, sembuh 451.013 orang dan meninggal dunia mencapai 8.220 orang.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menambahkan, tren kasus positif aktif pada anak di bawah usia 18 tahun bertambah.
Penderita Covid-19 pada anak-anak di bawah usia 18 tahun sebanyak 14 persen dari 9.271 kasus positif hari ini.
Rinciannya, 993 kasus anak usia 6 – 18 tahun dan 332 kasus anak usia 0-5 tahun.
Sedangkan 7.218 kasus usia 19 – 59 tahun dan 728 kasus usia 60 tahun ke atas.
“Untuk itu, penting sekali bagi para orangtua agar menjaga anak-anaknya lebih ketat dan menghindari keluar rumah membawa anak-anak.”
“Sebisa mungkin lakukan aktivitas di rumah saja bersama anak, karena kasus positif pada anak saat ini masih tinggi,” katanya.
Dia menjelaskan, sebanyak 9.271 kasus positif hari ini tersebar di lima kota dan satu kabupaten.
Rinciannya, Kepulauan Seribu tujuh kasus, Jakarta Barat 2.005 kasus, Jakarta Pusat 722 kasus, Jakarta Selatan 1.671 kasus.
Jakarta Timur 2.416 kasus, dan Jakarta Utara 1.509 kasus, serta data kasus yang masih dalam proses verifikasi sebanyak 941.
“Sedangkan, Kecamatan dengan jumlah kasus terbanyak, antara lain Tanjung Priok 492 kasus, Cengkareng 392 kasus, Ciracas 340 kasus, dan Cipayung 306 kasus,” ujarnya.
Selain tes PCR, dilakukan tes antigen sebanyak 4.093 orang. Hasilnya, 717 positif dan 3.376 negatif.
Target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen).
Artinya, target WHO untuk Jakarta minimum 10.645 orang dites per minggu. Target ini telah dilampaui selama beberapa waktu.
“Dalam seminggu terakhir ada 129.533 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 407.000 per sejuta penduduk,” ujarnya.
Sementara itu, proses vaksinasi Covid-19 juga masih terus berlangsung. Jumlah sasaran vaksinasi total Provinsi DKI Jakarta 8.815.157 orang.
Vaksinasi program, total dosis 1 saat ini sebanyak 4.018.256 orang (45,6 persen), dengan jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini 134.160 orang.
Total dosis 2 kini mencapai 1.907.281 orang (21,6 persen), dengan jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini 4.948 orang.
Vaksinasi warga usia 18-59 tahun, dosis 1 telah dilakukan kepada 3.422.602 orang (43,3 persen) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 1.372.008 orang (17,4 persen).
Pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 595.654 orang (65,3 persen) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 535.273 orang (58,7 persen).
“Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 72.089 orang dan dosis 2 sebanyak 19.991 orang,” katanya.(*)











Komentar