SUMBAWA BARAT–Konektivitas antarpulau di Nusa Tenggara Barat menjadi atensi Pemerintah Provinsi saat ini. Terutama dengan adanya beberapa event internasional di provinsi yang terdiri dari dua pulau besar, Lombok dan Sumbawa.
Salah satu pintu masuk di Pulau Sumbawa bagian barat yakni Dermaga Labuhan Lalar, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat sejak beberapa tahun lalu nyaris tidak beroperasi. Beberapa langkah dan upaya telah dilakukan agar dermaga ini segera beroperasi.
Kabar baik terkait keberadaan dermaga yang dibangun sejak Bupati KSB sebelumnya akan segera beroperasi menyusul ketersediaan kapal cepat milik Sekongkang Trans.
Menurut rencana kapal tersebut akan membuka rute dari Dermaga Labuhan Lalar di Pulau Sumbawa menuju Telong-elong di Lombok Tengah.
Gubernur NTB, Dr.Zulkieflimanyah, menegaskan, izin terkait operasional Dermaga Labuhan Lalar dan Kapal Cepat ini harus segera dproses.
“Minggu depan insya Allah kita akan buka jalur pelayaran menuju Dermaga Labuhan Lalar dengan kapal cepat. Dengan begitu pelayaran antara Pulau Lombok dan KSB kedepan hanya butuh waktu 30 menit,” terang Dr Zulkieflimansyah kepada KMC Media Group sesaat setelah acara Sadekah Dilaok di Desa Labuhan Lalar, Rabu (25/5/2022).
Bang Zul –sapaan akrab Gubernur NTB asal Sumbawa itu– lebih jauh mengatakan konektivitas antara Pulau Lombok dan Sumbawa menjadi sangat penting terutama dengan adanya event internasional seperti MotoGP di Pulau Lombok dan MX GP Samota di Sumbawa.
Dengan adanya event Moto GP di Pulau Lombok tahun ini dalam 3 hari saja, dikatakan Bang Zul, uang yang beredar mencapai angkai 600 miliar lebih.
“Ini gerakan ekonomi yang luar biasa, imbas dari event international. Kita berharap tamu yang datang ke NTB bukan hanya di Pulau Lombok tapi juga di Pulau Sumbawa. Karena itu dibutuhkan konetiktivitas termasuk dengan adanya pelayaran cepat antarpulau di Labuhan Lalar KSB, “ujar Bang Zul.
Menyinggung Dermaga Labuhan Lalar untuk pelayaran kapal perintis dari Surabaya, KSB menuju Makassar yang sempat direncanakan sebelumnya, Bang Zul mengatakan akan mengecek perkembangannya dalam waktu dekat.
“Soal ini tadi Wabup juga sampaikan, nanti kita akan cek kembali,” katanya.
Sementara itu terpisah, Wakil Bupati KSB, Fud Syaifuddin, menyampaikan soal kapal perintis di Labuhan Lalar untuk ketersediaan kapalnya sudah dipenuhi di Surabaya. Dengan demikian Dermaga Labuhan Lalar kedepan bisa dioperasikan untuk kapal cepat dan kapal perintis antarpulau.(K2-kabarmediacitra)










